Tampilkan postingan dengan label #racau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #racau. Tampilkan semua postingan

5 Jan 2014

Catatan sehabis Jogging

Hari ini saya jogging *waw*. gak jauh sih, cuman setengah keliling komplek langerkamp aja, mungkin jaraknya cuman sekitar 0.3 mil *cupu*. tapi itu saya anggap sebagai pencapaian yang cukup 'wow' buat saya diawal tahun 2014 ini. mengingat saya sangat anti dengan olah raga yang menguras keringat :P

Berawal dari baca artikel soal Blearch di the oatmeal yang cukup membuat penasaran, dalam artikel tersebut, penulis (Mathew Inman) menceritakan tentang alasan kenapa dia memilih untuk jadi long runner. Mathew Inman adalah orang kreativ pemilik website terkenal the oatmeal (siapa yang ga tau the oatmeal?) .orang kreativ semacam Mathew Inman, memang sangat sensitiv dan mudah terdistraksi, entah oleh ide-ide baru, atau masalah lainnya. dalam komiknya diceritakan bahwa, ia lari untuk mencari kekosongan. dia bilang semua keributan yang ada disekelilingnya tidak sebanding dengan kebisingan yang ada dikepalanya. he run, to seek the void.



Blerch sendiri digambarkan sebagai sebuah mahluk yang selalu menempel pada setiap orang yang kerjaannya memprovokasi kita untuk menunda-nunda semua hal. dalam komiknya Mathew Inman menggambarkan Blearch itu seperti gumpalan lemak perut yang hobi banget makan.

Blerch says : Just do it later
Waktu saya baca soal artikel tersebut, saya sedang dalam kondisi yang sangat nyaman bersama si Blearch yang ada di pundak kiri saya. 2 hari ini saya sukses mendekam dalam 'bunker' saya, browsing artikel ryan gosling yang super gak penting di buzzfeed dan nonton serial the big bang theory. Sebenernya saya agak khawatir karena ada kerjaan deadline yang harus diberesin, tapi ya itu, karena saya nurut banget sama si Blerch yang nangkring di pundak kiri saya jadinya saya buang 2 hari ini tanpa satu progress apapun *haha.

Setelah terinspirasi oleh tulisan tentang si Blerch ini, saya putuskan hari ini untuk coba jogging mumpung ga terlalu dingin (7 derajat), mumpung masi pagi (jam 12 siang), mumpung bisa menghirup udara bersih (di Braunschweig). Selama lari si Blearch bener-bener cerewet, berkali-kalinya saya mikir ga bisa lanjutin lari karena kaki sakit. Akhirnya setelah 0.3 mil dan nafas saya mulai nggak teratur si Blearch menang, saya berhenti lari dan lanjut jalan cepat aja untuk bikin suhu tubuh tetap hangat, karena kalo nggak bisa masuk angin. akhirnya kombinasi jalan dan lari hari ini saya berhasil 'berpindah' sebanyak 1.22 mil. yah.. lumayan lah buat permulaan.:P

Setelah lari (dan jalan) si Blearch masi tetep cerewet, tapi saya merasa pikiran agak sedikit jernih. Baca artikel yang agak berat (soal politik gitu, *meh) kerasa lebih mudah. mungkin next time harus dirutinkan, bukan untuk ngurangin berat badan, cuman supaya si Blerch diem dan pikiran lebih jernih aja. ayo semangat meiritaa! :P





3 Jan 2014

catatan akhir 2013 dan awal tahun 2014

Hi there!

Udah tahun baru lagi aja, senangnya! 
Tahun 2013, setelah di ingat-ingat kembali, ternyata seru juga. awal-awal tahun kehidupan masih serba sama, tapi ditengah-tengah ternyata cukup banyak kejutan juga, banyak hal baik yang patut di sukuri diantaranya: ipk naek, thesis mulai jalan, pertama kali merantau (6 bulan aja sik), teman-teman baru dan lama yang ketemu disini, belajar bahasa, dan lain-lain. cukup menyenangkan lah. hal-hal sedihnya banyak juga: mama yang masi sakit (semoga cepat sembuh ibu tuti!), masi jomblo *haha, dan sedikit stress akibat ketidaklancaran disana dan disini. tapi apapun yang terjadi saya tetap milih untuk jadi manusia happy, yang selalu berusaha untuk tetap bersyukur atas apa-apa saja yang terjadi selama ini.

Bicara soal teman baru, 4 bulan disini cukup banget jadi ajang belajar dan mengenal karakter orang-orang dengan latar belakang budaya yang berbeda. bener banget memang pepatah yang mengatakan bahwa: karakter seseorang bisa dilihat dari prilaku mereka ketika travelling. teman-teman yang besar di eropa cenderung sangat irit, bukan pelit yak, tapi irit. time is your only asset memang benar-benar dipegang. buat orang yang unorganized dan santai seperti saya, rasanya orang-orang ini kok pelit banget, rugi banget rasanya ngeluarin 1/2 euro buat kopi aja. Tapii, ternyata hidup disini memang nggak gampang, beberapa teman harus bekerja paru waktu untuk membiayai kuliah mereka, melunasi 'student-loan' mereka, belajar siang malam karena susah banget u/ memahami bahan kuliahnya dll. beberapa dari mereka memang bukan penganut 'live the moment while you can, and money can be earn later', gak heran kalau banyak dari mereka yang depresi dan jadinya sinis sama orang. 

Beberapa teman yang memang kesini cuman 6 bulan dan dapet funding tiap bulan dari beasiswa, cenderung gak ragu-ragu untuk menghabiskan uang lebih banyak untuk merasakan hal-hal baru, kayak mabuk, atau travelling ke berbagai negara dengan kereta api yang ternyata juga, tidak murah! yeah, nggak ada yang murah di eropa! Dulu saya sering berfikir ingin ke eropa karena di eropa kita bisa mengunjungi beberapa negara sekaligus. tapi  ternyata nggak juga, karena apa karena kita terbatas sama keuangan dan waktu.

Sekarang sekarang saya mengerti kenapa kebanyakan orang eropa cenderung well organized, dan sangat perhitungan, disini orang nggak pernah bisa benar-benar santai, saya, yang biasanya go with the flow pun mau nggak mau harus bisa sedikit lebih ngatur waktu, karena apa? karena transportasi umum nggak murah dan nggak selalu ada tiap waktu, dan toko nggak buka hari minggu, karena jasa dihargai perjam, dan semua orang sibuk. 

Perbedaan antara saya dan teman-teman dari eropa yg paling jelas adalah, ketika saya liat bus yang mau saya naiki sudah dekat halte saya biasanya membiarkan bus tsb lewat dan nunggu untuk bus yang berikutnya, meskipun cuman 10 menit, sedangkan mereka, mereka akan lari, ngejar busnya. mereka juga rata-rata males ngeluarin uang buat makan diluar, beberapa milih bekal sandwich atau cari hostel yang bisa dipakai masak. Bagusnya travelling sama mereka adalah biasaya saya nggak ngabisin uang terlalu banyak, dan banyak tempat yang didatengin. tapi ya itu setelahnya kaki terasa mau copot, dan badan sakit-sakit selama seminggu karena kemana-mana jalan kaki dan ga mau naik angkot, maklum harga angkutan umum juga nggak murah. haha

Dari gaya hidup biasaya teman-teman disini cenderung praktis-praktis, sarapan cuman roti yg bisa dibikin semenit aja, rata-rata mandi nya malem. dari pembicaraan dengan beberapa teman kosan saya jadi tau kalau perempuan eropa itu cenderung perempuan mandiri yang tau banget apa yang mereka mau, kebanyakan nggak pada bisa masak karena mereka emang nggak berniat untuk jadi ibu rumah tangga yang tinggal dirumah, beberapa teman kosan juga menganggap pernikahan itu sesuatu yg tidak penting. melihat keadaan yang ada seperti itu nggak heran kalau laki-aki disini kebanyakan pada bisa masak sendiri, pasif, kaku dan nggak terlalu memanjakan pacar mereka. menurut cerita seorang teman dari perancis, mereka butuh jadi setengah mabuk dulu untuk bisa bener-bener nikmatin party dan hal ini pun dibenarkan oleh seorang teman di belanda *kasihan yah haha.

Dari mereka saya belajar banyak banget soal menghargai waktu, kalau liat mereka kayaknya saya ini begitu tua dan lambat *haha. tapi saya cukup merasa bersyukur lahir dan besar di indonesia yg kacau tapi orang-orangnya sangat tau cara menikmati hidup, jadi meskipun tanpa alkohol kita bisa tetep senang-senang. 

    


1. with the ayidins at Essen
2. with esma, on our way to cologne and duesseldorf
3. with esra, putri ahmi, and huda at Delft
4. labmathers meet up with pradipski and putri-ahmy and erwin at volendam
5. with ruddy and erwin at berlin
6.Enjoying street musician at prague wif helene and harsh

21 Jul 2013

Kisah Sibodoh dan Sidia

Jadi ceritanya dalam tulisan kali ini. saya akan bercerita tentang kisah Sibodoh yang amat bodoh yang  'berteman' dengan Sidia yang sudah akan terbang jauh. entah kemana. untuk kedua kalinya. fuck!

Kalian tentu tau, bahwa nggak ada manusia yang ahli dalam segala bidang, kalaupun ada, orang ini pasti cuman semacam one in a million. hampir gak mungkin. kalau hidup manusia dibagi kedalam 3 aspek: cinta, karir, dan pertemanan. maka kelemahan sibodoh ini ada di point yang pertama ya itu cinta.

Sibodoh kenal Sidia ini lebih dari setahun yang lalu. awalnya nggak begitu kenal dekat, lalu mulai dekat karena sering ketemu, lalu sering mengabiskan waktu bersama, lalu sering bercerita tentang apapun, sampai akhirnya dekat dan cukup dekat, seperti teman lama yang diperjumpakan kembali. aneh. 

Pada suatu hari dibulan musim peralihan II, sibodoh yang asik dengan sketchbooknya tanpa sadar telah berhasil menyelesaikan sebuah sketsa seseorang, aneh, pikir Sibodoh. Karena biasanya Sibodoh tidak pernah sanggup menyelesaikan apapun yang berkaitan dengan menggambar seseorang yang nyata. Sibodoh memang suka menggambar orang, tapi seringnya orang-orang itu fiksi. tak pernah nyata. Sibodoh berkonsultasi dengan Siteman, teman baik semasa kuliah dan sampai hari ini, dan berdasarkan hasil analisa dan diskusi semalam suntuk dengan Siteman, Sibodoh akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa : dirinya sudah jatuh cinta.

Sejak saat itu, Sibodoh tidak pernah lagi menganggap semua yang ada itu biasa saja, sibodoh mulai bertanya-tanya, apakah Sidia memiliki perasaan yang sama, apakah Sidia pernah memikirkan tentang Sibodoh juga, Seketika itu juga Sibodoh yang dulu selalu ceria, menjadi lebih sering bengong didepan pc. sambil curi-curi pandang pada Sidia yang duduk tepat di seberang belakang mejanya. Sibodoh merasa jadi orang yang sangat tidak keren lagi karena hal-hal tersebut, Sibodoh bingung, apakah Sibodoh harus mengaku saja, dan menghancurkan kenyamanan yang ada saat ini, atau Sibodoh harus menahan sakit ini, dan menikmati sisa waktu yang ada bersama Sidia karena, dalam kurun waktu 1 bulan lagi Sidia akan pergi ke tempat yang jauh. 

Akhirnya dipilihlah pilihan kedua, dengan asumsi Sidia toh akan pergi jauh, biar saja yang ada kenangan yang indah, tidak usah dihancurkan dengan masalah perasaan yang, fuck, mungkin akan memudar nanti kalau dia sudah pergi jauh. akhirnya disisa waktu yang 1 bulan itu, rutinitas sama yang rasanya tidak lagi sama itu dijalani kembali, dinner-dinner, pembicaraan mendalam soal apapun, cerita-cerita Sidia tentang fans-fans nya, jalan-jalan meaningless yang menyenangkan sekalingus menyakitkan sperti luka yang dibanjur air garam. menyebalkan.

Sampai akhirnya waktunya tiba, Sidia harus pergi, si bodoh sedih sekaligus senang, karena tidak bisa bertemu sidia lagi dan  bahagia karena tidak harus lagi merasakan perasaan mual ala luka-dibanjur-air-garam dan bisa 100% move on. everything went well, everybody's happy, none's gonna hurt, happy ending!

"Great job bodoh!" kata Sibodoh dalam hati. Akhirnya semua berjalan sesuai skenario. "tak mengapa bodoh, kau akan segera sembuh" katanya dalam hati. ya aku akan segera sembuh tenang saja, akan ada waktu yang menyembuhkan. lalu Sibodoh, dengan luka yang masih basah, kembali menata hidup. 

 5 Bulan kemudian. di dalam sebuah percakapan via Yahoo Messenger,

Sidia      : "Ia gua akan balik lagi, kita bisa hang out lagi"
Sibodoh : " yakin lo mau balik lagi?"
Sidia      : "iaahh.. wohooo!!"
Sibodoh : "..."

Fuck! kata Sibodoh dalam pikirannya kenapa dia balik lagi? kenapa harus sekarang? kenapa setelah luka gua hampir mengering?. Sibodoh tidak menyangkal kalau sebagian dari dirinya merasa senang karena akan bertemu lagi dengan Sidia, tapi sebagian lagi merasa kalau dia hanya akan menoreh luka yang sama di tempat yang sama. fuck!

Akhirnya, waktu yang ditunggu-tunggu datang juga, Sidia datang.  Sibodoh, kembali dengan kebodohannya, yaitu merasa senang, padahal dia tahu kalau ini cuman semacam memori yang terulang kembali, sakit yang sama dua kali. 

Dan, seperti apa yang sudah sibodoh prediksi dengan akal warasnya, rutinitas sama seperti setahun yang lalu terjadi kembali, dinner-dinner, pembicaraan mendalam soal apapun, cerita-cerita Sidia tentang fans-fans nya, jalan-jalan meaningless yang menyenangkan sekalingus menyakitkan dan efek luka yang sama yang dibanjur air garam lagi dan lagi. kali ini tambah parah karena ditambah dengan cerita-cerita Sidia yang sekarang punya pacar baru yang katanya baru kenal 3 bulan via online! triple fuck!!

Sibodoh yang memang bodoh karena kembali makan hati, untung belum sampai ingin mati." kenapa gua Sebodoh ini, kenapa?", "kenapa tuhann??", Sibodoh kembali meratap, sambil, tetap melakukan rutinitas membanjur-luka-dengan-air-garam, lukanya kembali membasah, dan masih berdarah. kini dia menjalani hidup setengah galau, karena dalam kurun waktu 1 minggu lagi, Sidia akan kembali pergi ketempat jauh yang amat jauh. kali ini mungkin akan lama dia tidak kembali. semoga saja. 

Sibodoh berfikir keras, harus bagaimana endingnya cerita ini, dia tidak ingin terus menjadi sibodoh, oleh sebab itu sibodoh bertanya pada kalian. kalau kalian yang jadi Sibodoh, ending apa yang akan kalian pilih?

  1. Tetap menjadi Sibodoh yang super bodoh dengan memilih ending yang sama seperti cerita sebelum Sidia datang kembali.
  2. Naik level menjadi si Sibodoh yang belajar pintar dengan mengaku pada Sidia dan menghancurkan semuanya untuk selamanya. atau...
  3. __________________________ <silahkan isi sendiri>.

4 Mei 2013

Dear masbrow

Dear masbrow, why you insist to go with me downhill and pay for my foodie?
Dear masbrow, why are you so happy around me, laughing so hard and get pinky ?
Dear masbrow, why you saying that I'm your close friend and don't want me to leave, but then never replay my messages?
Dear masbrow, why you keep telling me that you already in a relationship, but then get angry and suddenly leave when i decide to hang out with my other masbrow, instead of you?
dear masbrow, are you jealous?

26 Des 2012

Curhat sampah akhir semester




Ya amppuun gua kangen banget nge-blog T_T

Smester ini kampret banget ternyatah, lebih kampret dari yang kemaren, waktu gua ga ada sama sekali buat baca buku kesayangan, buat nulis, buat ngegambar, buat cari pacar, ga ada..!!. semua cuman buat kuliah, meriksain tugas anak s1, ngerjain project, sama riset. Ya Alloh!! gua seneng banget akhirnya gua bisa nulis lagi di sinii T_T

ok cukup lebaynya..

..

oke ternyata masi berlanjut..

kalo bisa gua pengen teriak: 
Ya  Alloh Gua Kangen Masa Muda Gua Yang Penuh Dengan Hura -Huraa
terus
Kapan Gua Bisa Banyak Duit Ya Alloh?
terus yang terakhir
Ya Alloh.. Cariin Gua Suami!!!

oke cukup.

6 bulan terakhir ternyata gua mengalami kegalauan yang tertunda *halah*. tertunda sama kerjaan kampret yang telah disebutkan diatas. mendadak semuanya jadi kabur dan nggak fokus. tapi gua coba untuk mengalahkan semua perasaan gua dan mengedepankan apa yang jadi tanggung jawab gua. dan ternyata itu malah bikin makin depresi, karena gua merasa bahwa, sebagian dari diri gua udah berhasil jadi mesin yang sempurna buat orang lain. anjing yang baik buat semua tuannya. *sigh

menyedihkan.

menyedihkan karena gua tidak melakukan semua itu dengan cinta. tidak lagi dengan cinta. tapi karena takut. ia gua merasa takut setiap waktu selama semester kemaren. takut gagal, takut mengecewakan orang yang sudah ngasi kepercayaan ke gua. hidup gua bener-bener dikejar deadline. dan itu rasanya pengen bikin muntah tiap hari. disisi lain gua nggak bisa bilang nggak, karena gua kasian sama orang yang minta tolong, akhirnya, semua beban ada di pundak gua. is that cool? BIG NO!

akhirnya gua merasa bodoh. kenapa gua mau?, kenapa gua ga cukup berani untuk mengangkat prioritas gua, dan bertindak sedikit egois untuk kebahagiaan diri gua sendiri?  *nangis dipojokan*

ah sudahlah,

lesson learned. smester depan ga boleh gitu lagi ya mei.

Sekarang mari kita liburaaannn!!!!

x)


22 Agu 2012

High Heels and Sneakers



1. I love high heels no matter how hurt they are to my legs.

2. and I love sneakers because of their comfort.

3. the combination of both are nearly impossible.
4. it's like having a luxurious-goodlooking-rich-smartass- boyfriend with low-profile-humble-loyal-loving-you-so-much attitude.

5. nearly impossible. 

6. unless you're geum jan di whom surrounded by 4 boys over flower and obsessed by Gu Jun Pyo.

7. although Gu Jun Pyo is the most realistic representation of combination between sneakers an high heels.

still.. 
he's only a fictional character.

2 Agu 2012

Song of the month: Too Afraid too love you - The Black keys


Kalo udah di friendzone, terus semuanya terasa begitu manis, tapi terus kamu tau kalau si manis ini bakal cuman bikin bolong di gigi yang harga mbetulinnya itu lebih mahal dari harga permennya, tapi terus ga bisa ngelepasin permennya karena udah terlalu masuk sampe ke hati, maka yang bisa dilakukan cuman nyanyi lagu ini. sambil berharap, manisnya ilang terus sakitnya sembuh terus lupa ingatan kalo pernah sakit banget.


Too Afraid to love you.
The Black Keys

My gears, they grind more each day
And I feel like they're gonna grind away
The city blocks, they drive my wild
The never-ending mile after mile
I just don't know what to do
I'm too afraid to love you

Heaven on earth, it's in her embrace
A gentle touch and a smiling face
I'm just one wishing that I was a pair
With someone oh somewhere
I just don't know what to do
I'm too afraid to love you

All those sleepless nights
And all those wasted days
I wish loneliness would leave me
But I think it's here to stay
What more can I do?
Cause I'm wringing myself dry
And I can't afford to lose one more tear drop from my eye

Too afraid
I'm too afraid
Just don't know what to do
With myself
Thinking all about you
Don't know what to do
Don't know what to do
Driving me out of my mind

10 Jun 2012

Kenapa orang butuh pacar

Padahal dulu enggak. padahal dulu masi bisa bahagia sama teman spermainan aja. padahal dulu seneng aja kalo cuman dikasi duit 2 rebu terus bisa beli stiker hologram sailormoon setelah 5 hari ga jajan. dan padahal dulu cukup senang hanya dengan mencium aroma sepatu baru (oke untuk yang ini, mungkin juga karena mengandung aibon -_-)



jadi kenapa orang butuh pacar?
menurut pengalaman pribadi gw yang tidak pernah pacaran (bahh!) kebutuhan akan pacar ternyata meningkat seiring dengan bertambahnya umur. terutama buat perempuan.  true story! karena gini:

1. we're sick of answering the 'kapan' questions.
Dari semenjak testpack menunjukkan tanda positiv ditangan emak kita, dan pada hari dimana dia memberi tau kalau dia hamil ke orang ke 2,3... sampai orang ke-n. the first question of 'kapan' udah mulai ditanyakan oleh orang ke 2, 3,.. sampai orang ke-n. 'kapan lahir?', lalu setelah lahir orang mulai tanya lagi 'kapan masuk sekolah?' lalu setelah itu 'kapan punya pacar?' *nah* tapi belum selesai selanjutnya mungkin adalah kapan nikah, kapan punya anak, kapan punya cucu, dan mungkin yang terakhir adalah kapan mati. punya pacar adalah salah satu jawaban dari the goddamn-kapan-question yang hobi banget ditanyain orang-orang yang indonesia. yang mungkin juga benci ditanyain the goddamn-kapan-question . Awalnya mungkin ga akan terganggu ditanyain kapan punya pacar. tapi kalo ditanyain terus, alam bawah sadar bisa terporvokasi juga untuk jadi pengen punya pacar. sehingga itulah kenapa orang butuh pacar.

2. People change, friends change, and sometimes they grow separately.
dulu waktu hidup adalah masi dipenuhi dengan kegiatan ngejar layangan, atau main bola, atau ngerjain PR atau bikin makalah, atau bikin contekan buat ujian sejarah. kita nggak pernah merasa kesepian. selalu ada teman.  selalu ada partner-in-crime. namun sejak kita diracun kata 'dewasa' atau 'grow a day older' or what so ever. things are start to change.  yang dulu sahabat berlima, mungkin sekarang mulai menghilang satu persatu, tenggelam dalam kesibukan orang dewasa seperti sibuk ngurus anak, sibuk ngejar karir,sibuk ngejar mimpi dan sibuk-sibuk lainnya, sejak diracun kata 'dewasa' main layangan terasa tidak lagi menyenangkan, apalagi bikin contekan buat ujian sejarah. karena apa? karena temennya udah ga ada!. artinya. semakin dewasa dunia semakin sepi, yang dulu sahabat kini bertumbuh berpisah. tapi  kita tetep ingin punya teman permanen, karena itulah kenapa orang butuh pacar

3. Hormone talks!
Katanya sih, salah satu tandanya orang dewasa itu adalah ketika dia mulai merasa jatuh cinta. mulai merasa tertarik sama lawan jenis,lalu rasa bahagia datang secara berlebihan, merasa gugup karena dia ada di depan kita,  dan efek-efek jatuh cinta lainnya yang kita smua pasti pernah ngerasain. dan dibalik semua perasaaan tak terjelaskan dan tak masuk logika itu sebenarnya ada peran hormon yang cukup penting. dan ternyata (lagi) si hormon ini lah yang berperan besar memprovokasi kita untuk selalu kepo tentang orang yang kita suka, membuka semua foto di facebooknya, dan mulai bete ketika ada orang lain yang lagi dekat-dekat dia, atau mulai bersikap yang aneh-aneh. percayalah itu semua adalah perbuatan hormon! saudara-saudara. oleh sebab itu di agama yang saya yakini, perempuan itu nggak boleh sering berinteraksi dengan laki-laki kalau bukan muhrimnya, karena hormon-hormon itu kadang-kadang nggak nggak bisa di kontrol. selain itu ada anjuran cepat menikah bagi yang sudah dewasa, mampu secara lahir batin dan finansial (<-- point terakhir itu rekaan saya, red.) dan buat yang belum siap dianjurkan untuk berpuasa. nah kalau belum siap tapi hormon udah ga bisa di kontrol itulah jadi nya kenapa orang butuh pacaran.

nah itulah kira-kira 3 alasan utama kenapa orang butuh pacar versi saya. terlepas dari penting atau nggaknya itu pacaran, sebenernya motif utama untuk cari pacar itu karena kita semua adalah mahluk sosialis yang benci kesepian dan kita semua butuh teman. true or not?

*gambar dari sini 

6 Des 2011

MENUNGGU AGUSTUS

...
Ada ribuan kilometer jarak yang akan ditempuh,
dan jutaan momen yang mungkin akan meninggalkan setitik warna pada selembar kanvas yang sudah setengah penuh,
ada harga yang harus dibayar untuk sebuah cerita yang mungkin di mata mereka hanya sebuah letupan hura-hura sementara.

tak mengapa. 
karena hidup ini terlalu singkat untuk sekedar peduli pada mereka yang tidak cukup peduli.


Ada sebuah pesan kecil yang cukup mengganggu yang harus segera disampaikan pada pemiliknya.
sebuah pesan kecil yang menentukan pintu mana yang akan terbuka untuk petualangan selanjutnya.
Aku menunggu Agustus untuk satu pesan kecil yang membebaskan segalanya.
Dengan hanya segumpal keberanian yang aku punya,
Akan aku sampaikan padanya,

Sebuah pesan kecil yang tak kupeduli apa jawabannya.


gambar dari sini