Tampilkan postingan dengan label Moment and Event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Moment and Event. Tampilkan semua postingan

20 Nov 2013

Notes From Düsseldorf

working hard in the office,
studying harder in the school,
wasting time searching for a scholarships,
broken heart by many rejections,
leaving home, crossing continents,
scolded by a grumpy old lady,
struggling against language barrier,
wasting euros for train and hostel,
just for 2 hours waiting in line, 2 hours standing in a hall, jostling with the crowd,
to see a performance of an unimportant band whom quality is exponentially decreasing  from album to album *haha
(well, at least for me their album's quality was decreasing)
it's so funny, how me people working so hard on important things,
just to be able to do the most unimportant things in life :)


11-11-13
Enjoying Arctic Monkeys Concert with D. Fahri 
 at Mitshubishi Electric Halle 
Düsseldorf - Germany


18 Agu 2012

Ramadhan in my experience.

i do hate crowds today.

Yesterday, i went to a mall and several local stores with my relatives. it was the last two days before Ied and it successfully making me headache. 

At the first, we walked to the local shop district at jalan Sultan agung, it was 10 at the morning, and we went to one local store. it was full of youngsters and teenagers. selecting rows full of t-shirts which in my eyes all of them are looked the same. my nieces are a bit dissapointed because the stores that he wanted to visit was closed because it's near Jumatan. but the satpam says the stores will open again at 1. So, for the sake that the boys could do jumatan, we went  BEC because the nearest mosque was somewhere there. my aunt says she wants to survey for the price of Blackberry gemini at BEC. and so we went to BEC and wait for the boys there.  then i asked why would she change her phone with Blackberry. and then she replied: " no i'ts not for me, it's neng verra who wants to change her phone". FYI, neng verra is 11 y'old girls who's now at the 6 grade of elementary school and i just..

:O

And then i asked neng verra, why blackberry, and then she simply replied: " I just get bored with my last phone" 
.. and again i just get..

:O

Anyway, finished with this blackberry and jumatan. we went back to local store again. the stores still closed so we wait for 20 minutes till the stores open. and 20 minutes later the stores is finally open, and suddenly the teenagers from many directions appear  and within 10 minutes they form a queue in front of the entrance of because it was full of people. i got a bit shocked seeing this event's and lost my appetite to seeing around at the same time. wondering why would this youngsters and teenagers act like they have to waste their money immedietly?!?!

and now at the mall. in this place I saw a very big huddle. very much people overrun boxes full of discount clothing which price *to my opinion* is still expensive, i saw the muslimah clothing spots (most of them are from expensive brands) full with ladies most of them wearing hijab, picking  many clothes like they have a big cupboard that has to be filled before Ied or they would sinned.

Then I went to supermarket. i need to buy sanitary napkins because mine are out of stock at home. then i just go directly to sanitary spot, taking what i need and directly go to cashier. and guess what i saw:  a very crowded long queues. most of them aren't taking one or two or three items, they all bring trolleys full of goodies. most of stuffs were instant food and beverages and raw material for cooking. it take 5-10 minutes for one shopkeepers to serve one costumers since they have a lot of stuff to be count not including the time that wasted when they have a problem such as they can't find the price of in the computer or the problem with the card that they use for paying all that stuff.  

It takes about 20 minutes for me to wait in the line, seeing all this people interact with the shopkeeper. most of them spent money above IDR 200.000. for their fully trolley, and it  got me thinking about how rich was the owner of the supermarket and the Indonesians, or, why are this people are so in hurry and shopping like there's no tomorrow and the zombies of the resident evils will come in a moment  while alice, blade, and buffy still stuck in the mudik currents ?!?!?

Isn't this ramadhan? or armageddon?

I saw ramadhan in this city (i don't know in other place) almost run out of its meaning. some industries and businesses have made it such a great momentum to increase their profits in this holy month (but anyway business is business. so i cant 100% judge them wrong). some youngsters and teenagers are prefer to hang out around in the fancy restaurant in the name of silaturahmi. eat luxurious food and beverages. and make other people wait 1-2 hours for their dinner, while this youngsters and teenagers they come early (usually  2 hours) before the break fasting time (without ordering any food before the break time)  instead of staying in mosque and do tadarus. sinned of me for doing the same thing and let a young couple with new born child didn't get chair because I have served the last chair for my fiends who even came late!

what's wrong with us, our dear beloved moeslem? Isn't we moeslem, supposed to hold our nafs? not only from hunger and thirst, but also from things that we don't need?

then i walked through my kitchen, opening  the freezer of our refrigerator.
seeing that 1x1x 0.5 m boxes was full with raw meat, meat ball, chicken, chicken nugget, etc....
headache: still contiues...

18 Des 2011

SOLO TRAVEL AT BALI PART 2. CROSSING WITH SOMEBODY ELSE'S PATH


Pergi ke Bali sendiri, mungkin ini adalah jarak tempuh terjauh yang pernah saya lalui sendiri, dan masih berharap bisa menempuh jarak yang lebih jauh lagi.

The most important trip you may take in life is meeting people halfway 

~Henry Boye

saya nggak pernah berfikir kalau solo traveling itu ternyata bisa sangat menyenangkan.pertamanya sih agak-agak takut soalnya kan dimana-mana pada kasus apapun, bersama itu selalu lebih aman daripada sendiri, (note: statement ini tidak termasuk bersama copet, penjahat, atau mahluk halus jenis apapun). tapi ternyata saya salah, pengalaman ke Bali kemarin justru memberikan perspektiv baru pada saya tenang bagaimana menghadapi kesendirian.

Jangan percaya sama lagu Homogenic yang judulnya happy without you, yang disalah satu liriknya ada kata kata:
 ...maybe I must admit that i'm happy being alone..
well that's [probably] the biggest lie i'd love to sing the most ahahaha. seriously nobody love's to be alone! nah begitu pula ketika saya ber solo travel. Karena saya benci sendiri, dan saya benci rencana saya gagal cuman karena ga ada temen yang mau, dan saya juga benci karena tiket yang udah dibeli ga mungkin dibalikin lagi. maka mau tidak mau, saya harus cari jalan tengah untuk supaya gimana caranya saya ga nonton konser sendirian, ga jalan-jalan di Bali sendirian, dan tapi saya ga punya teman yang bisa menemani semua rencana gila saya. akhirnya mau nggak mau saya harus: Cari teman baru.

5 Agu 2011

Pergi

Hidup harus terus berjalan, konsekwensi dari perjalanan adalah meninggalkan atau ditinggalkan.
Dan satu-satu nya yang pasti di dunia ini hanyalah mati.


Alm. Eni
Lebaran kali ini sepertinya akan sangat berbeda, lebih sepi. Mungkin ia. wanita yang difoto ini adalah Eni, nenek saya. Nenek kami tercinta telah pergi, mendahului kami semua. lebaran ini pastinya sambal goreng super enak buatannya nggak akan bisa kami rasakan lagi. Nenek kami sudah benar-benar pulang atau melanjutkan perjalanannya sebagai mahluk  baru di alam yang benar-benar beda dengan kami saat ini. mungkin.

Sedih sudah pasti. Namun terlebih lagi selalu ada ‘moment of silent’ yang rasanya seperti waktu yang behenti sejenak setiap kali saya mendengar kabar kematian.

Bagi saya, manusia atau mahkluk lain yang bernyawa tidak akan pernah benar-benar mati. mereka hanya pergi, melanjutkan perjalanan, selesai urusan di alam yang satu, dan melanjutkan kehidupan dialam lainnya tanpa ingat lagi apa yang sudah terjadi dialam sebelumnya. Nenek saya, setidaknya sudah mengalami kehidupan di dua alam, Alam rahim, waktu ia dikandung uyut saya, alam dunia diamana melalui rahimnya lahir ibu saya dan tante-tante serta om-om saya. Dan sekarang dia sudah berada di alam yang ke-tiga: alam kubur yang saya belum tau kayak mana bentuknya. Tapi suatu hari nanti pasti tau. Pasti.

Hidup sepertinya memang sebuah perjalanan. Perjalanan untuk kembali pulang ke rumah-Nya. Oleh sebab itu filosofi hidup seorang muslim adalah: hidup untuk ibadah, ibadah adalah bekal untuk perjalanan  menuju  'RumahNya'. Konon katanya seorang muslim yang keimanannya sudah mencapai level tertinggi akan selalu merindukan mati, bukan karena dia ingin mengakhiri hdiup dunia yang penuh dengan nikmat dan dosa. Tapi terlebih karena sudah terlalu rindu dengan 'Rumah', dan ingin segera bertemu dengan Sang Pencipta, Allah SWT.
Dan saya merasa bersyukur dilahirkan sebagai muslim.

Pergi memang selalu terasa memilukan, seperti mandi air dingin digelapnya subuh yang selalu bikin mual. terlebih bagi yang ditinggalkan. hari itu semua orang tercengang sebelum akhirnya menitikan air mata. masih tidak percaya kalau eni kami memang sudah benar-benar pergi. Ada sesal yang menyesak ketika mengetahui bahwa kesempatan saya bertemu eni hanya pada saat pemakamannya. Ya. saya menyesal kenapa tidak bisa meluangkan satu waktu untuk menemuinya diwaktu senggang itu.

Saya berbicara terakhir kali dengannya 3 hari sebelum dia pergi, tanpa saya menyadarinya percakapan singkat itu nyatanya adalah pesan dan doa terakhirnya pada saya sebelum ia benar-benar pergi.

   “ni!!, maafin ita ya, belum sempet nengokin eni, eni yang sabar yahhhh, cepet sembuh ni…”

   “ neng ita, apa kabar sayang?, iah gapapa makasih ya sayang, neng ita.. sing cepet dapet kerja yang 
    tetap yah.. dapet jodoh yang baik, sing cita-citanya terkabul sayang”

   “makasih eni, eni yang sehat yaaa, minggu depan aku kesana”

   “ iah, amin, makasih sayang”

   “oke ni.. teleponnya aku kasi lagi ke mama yaa”

Dan minggu depan pun saya kesana, mengantarnya benar-benar pergi.



Untuk Eni:
Ni.., Selamat Jalan, saya bahagia karena akhirnya eni terbebas dari rasa sakit yang selama ini menyiksa eni. Semoga nanti kita dipertemukan lagi di ‘Rumah'
aku sayang eni.

:)


3 Nov 2010

Sore Hari di Jalan Halteu


Kalo pulang sore dari kantor lewat jalan halteu utara, terus kereta lewat, ditambah efek hujan, maka kejadiannya bakal kayak gini nih.

.



Daerah perlintasan kereta api ini harusnya dipergunakan satu arah.. tapi lihat lah.. orang-orang yang sangat tidak sabaran ingin sampai rumah ini. mereka ini nggak akan takut kalo ditabrak dari arah depan, ataupun diseremmpet dari arah samping. apalagi ketabrak kereta.

entah apa yang ada di pikiran mereka..

Indonesia.. Indonesia.. ck ck ck..

11 Okt 2010

Saha sih Frida Kahlo??

Frida Kahlo
(1907-1954)
Berawal dari kehebohan Pasar seni 101010  ITB. Ketika saya dan sahabat saya mengunjungi event 4-5 tahunan KMSR ITB itu yang namanya jalan-jalan ke pasar seni pasti laah kegiatanya nguriling, dari stand depan jalan ganesha sampai crowd stand makanan yang rapet abis.

Nah waktu sampai di standnya Artsociate, si kawan melihat sebuah kaos putih bergambar wajah wantia yang belakangan saya ketahui bahwa gambar wanita dikaosputih itu bernama Frida Khalo.

Sebenernya artsociate bukan organisasi penjual kaos sih. tapi entah kenapa dengan tanpa sebab yang belum diketahui pokoknya hari itu, di stand Artsociate itu, ada yang jualan kaos aja. nah salah satunya adalah si kaos bergambar Frida Kahlo ini.


Si Kaos yang kita tawar setengah gila :))
Saya juga nggak tau siapa gerangan mbak Frida Kahlo ini, kenapa juga si kawan dengan giatnya menawar si kaos ampe hampir setengah jam, bari jeung diliatin sama orang-orang pengunjung. sampe ada ibu-ibu yang jadi ikutan nimbrung berusaha ikutan nawar kaos juga. Tapi panitia tidak berhasil di bujuk *sialll*.

Saya sama si kawan emang bisa dibilang penggila kaos oblong, tapi kali ini lain, kali ini kawan saya beneran keukeuh harus bawa pulang si kaos mbak Frida ini. nah saya jadi penasaran dong.. saha sih si Frida Kahlo ini?? kenapa temen saya jadi kayak kena pelet pas liat kaos ini?? *lebay*

Maka lah di hari senin yang panas cerah ceria ini, yang saya sedang suntuk dengan listing program yang nggak mau jalan ini, medadak teringat dengan si Frida Kahlo. dan mulailah saya mencari pencarian saya lewat google.
Dan ternyata Frida kahlo ini adalah seorang pelukis kelahiaran meksiko. Karya-karyanya cenderung beraliran surealis, dan dia selalu menjadikan dirinya sebagai main object dari setiap lukisannya, karya-karyanya dikenal menunjukan sisi penderitaannya dan hasrat dalam hidupnya. menurut si Wikipedia, semasa kecil khalo sudah menderita penyakit yang membuat tulang kakinya menciut (polio) dan spina bifida,  belum lagi dia sempet mengalami kecelakaan yang menyebabkan beberapa anggota tubunya di amputasi. Tapi dengan keterbatasannya dia tetap berusaha untuk melukis (hebat yaaakk :’) )pernikahan si Frida Kahlo dan suaminya yang seniman terkenal meksiko (juga), bisa dibilang Stormy but pasionnate. pernikahannya sering kacau karena keduanya memiliki temprament yang buruk dan tentunya di penuhi oleh perselingkuhan dan konflik. meskipun begitu setelah Kahlo meninggal bunuh diri, Rivero pun menyesal dan mengakui bahwa hari dimana Kahlo meninggal adalah the most tragic day of his life. Dan dia terlambat menyadari bahwa ternyata wonderful part of his life nya adalah kecintaanya pada kahlo. *euhhh biasa deh, laki!!*



Frida Kahlo terus melukis  
source: http://derives.free.fr/frida.htm

Dari situ saya jadi cukup tau lah siapa sosok Frida Kahlo. Dan kaosnya yang bikin temen saya kepelet setengah maksa itu (maksa nawar kaosnya maksudnya) saya anggap cukup worthed ,
mungkin kalo saya nemu kaos Artic Monkey official juga, atau The Smith. mungkin saya akan rela ngeluarin sampe duit 20 dolar demi selembar kaos yang ujungnya ntar bakal saya pake tidur.. :)) .
 dan kata katanya (Frida Khalo) yang bikin merinding:
"I paint myself because I am so often alone and because I am the subject I know best."
atau
"I never painted dreams. I painted my own reality."
Dalem banget yaak??

Meskipun saya sendiri adalah pencinta kesenian. Tapi satu-satu nya jenis kesenian yang saya nggak ngerti bagusnya dimana, ya mungkin hanya lukisan. yang saya nggak ngerti juga kenapa bisa ada yang rela ngeluarin duit berjuta-juta demi selembar kanvas berwarna[-warni]. ya itulah lukisan. Dan mungkin  itulah seni. Priceless. wajar sih. Bikinnya pake hati :D.

 Beberapa lukisan Kahlo yang ada di web foundationnya:
What the water gave me

A Few Small Nips
  
Without Hope

kalo mau tau banyak tenang Kahlo lebih banyak, baca sendiri disini kali yaa.

29 Des 2008

Bangun dari Tidur

Suatu hari, saya melakukan -apa yang mereka sebut dengan- blogwalking. ya blogwalking teman-teman yang saya kenal saja. saat itu mood saya memang sedang tidak bagus untuk bekerja (well, itu cuma alasan saja , sebenarnya saya cuma sedang malas, atau terlalu sering malas ? hahaha saya juga nggak tau.. :p). akhir-akhir ini saya memang sedang kurang konsentrasi, pikiran saya melayang entah kemana, seperti ada sesuatu yang penting yang saya abaikan, sehingga sulit sekali memfokuskan pada suatu hal.

Suatu ketika saya mampir ke blog sahabat saya, fatwa ramdani, berbeda dengan blog sahabat-sahabat saya yang lainya yang kebanyakan isinya prosa atau sekedar curhat biasa (begitu pula dengan blog saya :p). blog sahabat yang satu ini berisi tentang apa yang dikerjakanya sebagai seorang ahli Remote Sensing. saya tidak pernah melihat seseorang begitu mencintai pekerjaanya seperti dia. entah karena dia memang lebih dewasa dari saya -yang secara teori, orang dewasa memang 'biasanya' sudah lebih dahulu menemukan apa yang benar-benar ingin dilakukan dalam hidupnya- atau memang hobinya adalah itu, saya kurang tau. yang saya tau dia sangat bersemangat ketika ada seseorang yang bertanya tentang Remote sensing kepadanya.

Jadi apa yang spesial dari blog yang isinya (melulu) tentang Remote Sensing ini? well sebenarnya ini mungkin cuma hal kecil bagi setiap orang, bahkan beberapa orang mungkin cuma akan berkomentar 'ah .. gitu doang' mungkin..., disalah satu komentar tentang tulisanya ada salah satu komen yang dicetuskanya tentang mimpi, sahabat saya ini bermimpi untuk menjadikan Remote Sensing sebagai primadona di segala bidang. tiba-tiba saja saya jadi ingat.. saya juga punya mimpi.., saya juga punya hal yang harus saya kejar. cita-cita saya.

Kok bisa saya lupa? terlepas banyaknya kejadian yang terjadi belakangan ini, yang membuat saya menjadi terlalu banyak melamun. melamunkan hal yang gak penting, terlalu sering bercermin memperhatikan dan mendeskripsikan kekuarangan diri sendiri, membuat saya merasa semakin di belakang, saya sepertinya tidak mencintai diri sendiri -astaghfirullah-.

Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, kadang-kadang terlalu banyak berfikirpun membuat kita jadi semakin sulit untuk melangkah, semakin tertinggal jauh dibelakang. sekaranglah saatnya untuk mulai mendengarkan suara terhalus dalam diri ini. mulai berdiskusi denganya dan berhenti untuk menilai diri sendiri. saatnya untuk kembali manatap kedepan.

Ada mimpi yang harus saya kejar, demi orang tua, kakak , dan diri sendiri, demi keluarga tercinta, tempat saya pulang, menangis dan barbahagia.

tidak akan ada satu janjipun yang akan saya jabarkan dalam tulisan kali ini, tidak juga daftar panjang kekuarangan seorang Meirita Ramdhani sebagai seorang manusia biasa, saya hanya akan berkeyakinan bahwa Allah SWT. akan selalu mendengarkan doa-doa saya. jadi saya tidak akan lagi mengeluh, untuk doa-doa yang belum terkabul, untuk semua pertanyaan yang belum juga terjawab. karena saya yakin, Allah SWT. tau apa yang terbaik.

jadi ingat sepenggal lirik lagu , dari band favorit saya

Buka mata hati telinga
Sesungguhnya masih ada yang lebih penting dari sekedar kata cinta ooo..
Yang kau inginkan tak selalu
Yang kau butuhkan mungkin memang yang paling penting
Cobalah untuk membuka mata hati telinga

mata, hati, telinga, oleh Maliq & D'Essentials

Akhirnya, selamat tahun baru islam 1430 H.
Semoga Allah SWT. selalu membukakan mata hati dan telinga kita.
Amienn...



18 Okt 2008

Titian Karir Terpadu 2008 Institut Teknologi Bandung

Titian karir ITB 2008, merupakan acara tahunan yang diadakan ITB, untuk tahun ini acara tsb. diadakan pada tanggal 17, 18, 19 Oktober 2008 bertempat di Sasana Budaya Ganesha ITB. acara ini dihadiri oleh berbagi perusahaan besar sekelas Pertamina, Chevron , Baker Hughes, Schlumberger, Toshiba dan lain-lain. dalam acara ini diadakan open recruitment , presentasi perusahaan ataupun sekedar pameran perusahaan . Pengunjung yang datang didominasi oleh mahasiswa yang baru lulus (Fresh Graduate), mahasiswa tingkat akhir dari semua jenis universitas di Indonesia, maupun mereka yang sudah bekerja dan ingin bekerja di tempat lain.


Berikut ini adalah nama2 perusahaan yang hadir pada acara Titian Karir ITB terpadu 2008.
: PT. Pertamina Persero (Sponsor Platinum), Chevron (Sponsor gold), Kaltim Prima Coal (Sponsor Gold), 4. PT. PLN Persero (Sponsor Gold), Total E&P Indonesie (Sponsor Gold), Indo Tambang Raya (Sponsor Gold), Asuransi Adira Dinamika (Sponsor Silver), Baker Hughes (Sponsor Silver), RCTI (Sponsor Silver), PT. Petrosea Tbk (Sponsor Silver), Pamapersada Nusantara (sponsor silver), BP Indonesia (Sponsor Silver), PT. Toshiba Consumer Products Indonesia, PT. Smart Tbk, PT. Antam Tbk, PT. Global Hutama Desain, Gemalto Pte Lte, Ceva Logistic, ACCENTUR, PT. Sinar Inti Electrindo Raya, Schlumberger, Astra Internationa, Halliburton, Blue Bird Group, Petroleum Geo Services , Agansa Primatama, Exxon Mobil, PT. INCO, Experd, Artajasa Pembayaran Elektronis, Prasetya Mulya Business School, KBR Engineers Indonesia, Sulzer Hickham, Bank Danamon, PT. Sari Husada, Bank DBS, ABN Amro, PT. Infomedia Nusantara, PT. REKA PATRIA EKAGUNA, Sinar Mas Pulp & Paper, Procter & Gamble, Bank Mandiri, Raja Garuda Mas/RGM, Infineon Batam, Technip, PT. Oberthur Card System, Bank BRI, Unilever, PT. Mattel Indonesia, Shell Indonesia, PT. Orica Mining Services, PT. Telkomsel, PT. Telkom Tbk