30 Mar 2023

Konsep Kelembutan dalam Tao Te Ching - Lao Tzu

Tao Te Ching -- adalah sekumpulan teks kuno cina yg terkenal dari abad 400 BC, ga ada yg tau siapa sebenernya penulis Tao Te Ching, tapi kumpulan teksnya dikreditkan atas nama sage Lao Tzi. Tao Te Ching merupakan salah satu referensi yg penting dan berpengaruh dalam ajaran agama Taoism, Chinese philosophy, Confucianism, Chinese budishm dan lain sebagainya.

Buat yg pernah baca the Art of War-nya tsun zu, ajaran dalam Tao Te Ching ini kayak kebalikan dari semua yg diajarin Tsun Zu dalam Art of War. Tao Te Ching ngajarin konsep kelembutan/softness sebagai sebuah kekuatan sedangkan dalan Art of War, isinya tenang strategi meraih kemenangan dalam perang. dalam Art of War kita diajarkan untuk berupaya sebaik-baiknya, sedangkan di Tao Te Ching, kita diajarkan untuk menyerahkan segala hal kepada 'the master' -- again ga ada yg tau siapa itu 'the master', but I assume that the master is the greatest force that rules the Tao, a.k.a The God. 



Berikut adalah beberapa potongan Tao Te Ching yg gw suka banget:

#76
Men are born soft and supple;
Dead, they are stiff and hard.
Plants are born tender and pliant;
Dead, they are brittle and dry.

Thus whoever is stiff and inflexible
is a disciple of death.
who ever is soft and yielding
is a disciple of life.

The hard and stiff will be broken.
The soft and supple will prevail.

#56
Those who know don't talk
Those who talk don't know

Close your mouth,
block off your senses,
blunt your sharpness,
untie your knots,
soften your glare,
settle your dust.
This is the primal identity.

Be like the Tao.
id cant be approach or withdrawn form,
benefitted or harmed,
honored or brought into disgrace.
It gives it self up continually.
This why it endures.

#43
The gentlest thing in the world
overcomes the hardest thing in the world.
that which has no substance
enters where there is no space
this shows the value of non-action

Teaching without words.
performing without actions;
that is the Master's way

#24
He who stands on tiptoe
doesn't stand firm.
He who rushes ahead
doesn't go far.
He who tries to shine
dims his own light.
He who defines himself
cant know who he really is.
He who has power over others 
can't empower himself.
He who clings to his work
will create nothing that endures.

If you want to accord with the Tao.
just do your job, then let go.

Demikianlan beberapa teks Tao Te Ching, yg gw suka banget. simple banget ajaran2 di Tao Te Ching dan Art of War ini. tapi dalem banget.  please don't get me wrong, meskipun gw suka banget sama ajaran2 filosofi ini, bukan berati gw jadi keidean buat ganti agama. karena semakin gw pelajarin teks teks filosofi barat atau timur ini makin banyak konsep konsep filosofi barat dan timur yg sejalan dengan ajaran islam yg gw tau, tentang konsep usaha dan tawakkal gw selalu inget hadist ini (meskipun gw cuman tau dikit juga, dan masih belajar juga) :

“Ikatlah dulu untamu itu kemudian baru engkau bertawakal !” (HR. At-Tirmidzi no. 2517, hasan)

24 Jan 2023

Kuli Taman

*postingan lama mengandung curcol*

Hari ini lagi bete2 nya karena kerjaan yg bangcat banget ndadak dan banyaknya. Ada wa masuk om yg tinggal di sebrang kota. Gw pikir dia mau minjem duit karena biasanya om om gw ini nge wa kalo ada butuhnya aja. Ternyata gw suudzon :v *astaghfirullah*. Ternyata dia hanya bertanya aja apakah gw akan pulang ke indo lebaran nanti, sekalian ngasih kabar juga kalo sekarang lagi kerja kuli taman di Tangerang.

Dia ngirim videonya dia lagi jd kuli.


Ada perasaan nyesek dalam diri ini, liat om yg dulu bangga nraktir pizza dan main bowling, sekarang kerjanya jd kuli taman.


Ya allah sedih banget.


Dia cerita kalo dia udah ga kerja kantoran 5tahun lalu, terus, Kadang kerja serabutan, kadang ngojek di pengkolan 😭

Sedih juga bacanya, sementara kerjaan gw enak-enak bgt. Kerja di kantor berAC, kalo jajan ga mikir hari esok. cobaan gw cuman kadang harus begadang aja kalo lagi deadline. Gw tanya kenapa dia ngga tinggal di rumah tante gw/adeknya di Bintaro. dia bilang, ga enak karena badan dan bajunya pada kotor. Ya allah...

Gw langsung menitikkan air mata, sambil terus ngescript matlab yg ga beres2 😭.

Dan gw jd mikir semua hal yg gw keluhkan di dunia ini sebenernya gada apa2 nya dibandingin apa yg lg dialamin sama om gw. Kemaren2 gw ngerasa kalo hidup gw paling menderita dan nelangsa (now i know i'm super lebay). Padahal kalo dipikir2 lagi. Sepertinya hidup gw yg sekarang tu amat sangat patut di syukuri dibanding sama kolega2 lain di kantor apalagi sama om gw. Tapi kenapa gw ngerasa hidup gw tuh menyedihkan terus??

Alhamdulilah 

Alhamdulilah

Alhamdulilah

Hari itu 300rb gw transfer ke rekening ya. Gw bilang itu buat beli vitamin. Tapi sebenernya itu cuman tanda syukur gw karena hari itu Allah udah ngingetin gw lagi kalo sebenernya hidup gw ga sedih sedih amat.

Makasih Ya Allah ❤️

4 Apr 2022

Looking Up Casiopea

Dubai, 4 April 2022

Gis server DM lagi bermasalah, semangat hidup gw juga sedang bermasalah, biasalah demotivated dan sekarang sedang berusaha untuk mengembalikan motivasi yang seperti selalu menyublim dan menghilang ke udara.

Beberapa waktu lalu seorang teman mengenalkan gw dengan Casiopea band jazz-fusion jepang tahun 80an. Sejak kenal Casiopea rasanya ga bisa dengerin yg lain, karena musiknya keren banget dan automatically bikin lupa semua masalah duniawi. Memang musik taun 80an tuh

 T  E  R  B  H  A  I  Q . 

Casiopea yg diperkenalkan oleh si teman adalah Casiopea dengan formasi: Issei Noro, Akira Jimbo, Tetsuo Sakurai, dan Minoru Mukaiya, tapi formasi sebelumnya dengan durmmer Takashi Sasaki, juga luar biasa mind blowing. 

Akira Jimbo, Minoru Mukayia, Issei Noro, Tetsuo Sakurai


Posisi greatest band of all time (in my heart)  yg sebelumnya diduduki oleh Led Zeppelin, digeser udah oleh Casiopea (in the 80's). look how they had fun melting the instuments and used it at its full potential T_T

Dari Casiopea ku belajar:
 "Working hard on the things you love is real bad ass"

gw cuman mbayangin aja gimana perasaannya kalo tiap ngantor, ada perasaan bahagia, senang, nikmat kayak orang2 ini nyanyi diatas panggung, GOSH! Casiopea really made me think about what's actually my passion, will i be like them, enjoying every moment, every session, if i work hard on it. will i ever  demotivated again?

anw

Thank you for existing Casiopea 

Casiopea - Midnight Rendezvous 1979 (masih denga drummer Takashi Sasaki)



Casiopea - Time Limit 1979 (masih dengan drummer Takashi Sasaki)



Casiopea - Live in london 1983 (with Akira Jimbo)






20 Nov 2018

Ingatlah Hari Ini

Setiap menemukan kesulitan di tengah jalan, ketika mengerjakan atau sedang berusaha menyelesaikan sesuatu, ingatlah ketika jalan kaki jam 2 pagi menuju puncak Ijen, rasanya kesel, capek, sesek nafas, pengen nangis, pengen pulang. Tapi meskipun sambil kesel, capek, sesak nafas, pengen nangis dan pengen pulang toh gw bisa tetep terus jalan, sampai akhirnya sampai di puncak terus udahnya bersyukur sama diri sendiri karena ngga mutusin untuk berhenti di tengah jalan, balik badan lalu pulang (lagi).



Ingat juga, perasaan ketika sampai di puncak: kadang yg ada diatas puncak ga sesuai dengan ekspektasi awal, ga ada langit biru, kawah hijau yg berkilau, kadang yang ada cuma kabut dan bau belerang.

Tapii, ternyata setelah sampai puncak itu rasanya itu semua ga terlalu penting lagi

Di puncak yang ada cuman rasa syukur dan bahagia aja karena udah sampai puncak dan udah bisa ngalahin si kesel, capek, sesek nafas, pengen nangis, pengen pulang. terus berterimakasih sama kaki sama badan karena sanggup bertahan melawan si kesel, capek, sesek nafas, pengen nangis, pengen pulang. dapet pemandangan indah hanyalah sebuah bonus

Kayak hidup

Hidup itu ketika dijalanin pasti ketemu rasa  kesel, capek, sesek nafas, pengen nangis, pengen pulang dan sisanya yang seneng2.

Doa gw:
Semoga selalu dikasi kekuatan supaya nggak menyerah ketika ngejalanin hidup dan ketemu hal hal yang pengen bikin kesel, capek, sesek nafas, pengen nangis, pengen pulang. dan melaluinya sampai ketemu puncak lalu pulang dengan hati riang gembira.

Amin.


1 Jan 2017

Catatan Belanja 2017

Tadinya pengen nulis ini pas malam tahun baru, tapi..., ntah kenapa mungkin faktor u juga, badan ini selalu minta hibernate setelah pukul 11 malam. Jadilah pagi ini yang indah di awal tahun 2007 dimana badan terasa segar (thanks to antihistamine) saya mencoba untuk menulis beberapa paragraph di blog yang usang ini tentang apa-apa yang ingin saya capai di tahun 2017.


Berapa teman mungkin mengira kalau bikin resolusi/hal-hal yang ingin dicapai tahun depan itu semacam basi, karena kebanyakan malah cuman planning aja tanpa realisasi nyata. tapi seperti biasa berhubung saya seorang 'planning person' saya nyatanya lebih merasa aman ketika saya punya rencana ketimbang hanya 'jalanin aja'.

Menurut saya manusia harus punya rencana, tapi tetep hasil akhir tuhan yang nentukan. Lelah juga kali selalu memaksakan segala kehendak kita agar selalu tercapai, padahal tuhan lebih tau apa yang terbaik buat kita.

Oke, cukup sekian basa-basi sok bijak nya selanjutnya, berikut adalah hal-hal yang ingin saya capai tahun 2017:

1.  Mengurangi mecin intake, Perbanyak makan buah

2.  Mengurangi socmed intake

3.  Mengurangi frekwensi chatting dan beralih ke telepon

4.  Memperbaiki management waktu yang sudah acak-acakan (gara-gara 1,2,3)

5.  Memulai lagi untuk 3M : Memasak makanan sendiri, Menggambar, Menulis blog

6.  Menyelesaikan buku buku yang sudah dibeli namun belum selesai dibaca

8.  Rajin ke Gym dan mengurangi berat badan 20 kg (HAHAHAHA).
Karena nggak mau ketergantungan sama anti histamine terus, kasian ginjal sama liver.

9.  Mengurangi frekuensi nongkrong-nongkrong yang tidak tepat guna, dan lebih banyak mendengarkan kata hati.
Simple aja sebenernya, karena waktu sudah semakin terbatas, kesehatan juga semakin menurun, sudah saatnya meninggalkan hal-hal yang kurang membawa manfaat, sudah saatnya lebih mendengarkan kata hati dan tidak terlalu pedulikan pendapat orang-orang. di usia segini kita sudah tau lah, siapa yang teman, siapa yang teman dikala senang aja, siapa yang bakal pasang badan dikala kita jatuh.

10. Jatuh cinta lagi dan menikah (HAHAHAHA)
Sepertinya saya sudah memasuki masa  'ngapain lagi yaa?' dan menikah sepertinya akan menjadi petualangan seru selanjutnya, biar kata lingkungan sekitar saya bilang bahwa menikah tak seindah yang dibayangkan, namun sepertinya sesuatu yang baru dan tak tertebak akan lebih menyenangkan ketimbang terjebak dalam ketakutan orang lain, yang belum terbukti oleh diri sendiri :P. Kalau kata nabe, yang penting niat dulu :))

Kalian sendiri bagaimana? apa rencana kalian di tahun 2017?
Selamat Tahun Baru 2017!!







19 Agu 2016

Curhat Awal Semester

Sudah kurang lebih  5 bulan saya pindah kerja ke Jakarta. Pindah ke perusahaan konsultan kelas dunia yang memang sesuai dengan bidang yang saya tekuni dari jaman kuliah dulu. Betemu dengan orang-orang yang punya passion sama seperti saya dan bisa mengkomersialisasikan keilmuan yg menurut orang-orang nggak kepake di dunia nyata, itu ternyata cukup bikin saya amazed sekaligus bangga bisa jadi bagian dari mereka. Meskipun saat ini setatus saya cuman baru kuah-kuah ikan. ;)

Hari ini jumat malam, harusnya saya sudah on the way ke Bandung. Tapi pada kenyataanya saya masih di kosan, ijin pulang cepat sama bos karena sudah ga kuat sama badan yang meriang dan hidung yang ga berhenti meler. Sudah sebulan lebih saya sakit. Batuk aja sih.. tapi luar biasa bikin kerja jadi kurang produktiv. Batuk-batuk dikantor, nggak enak sama kolega dan bos. Mau ditahan, kasian badan. Akhirnya saya paksakan berobat ke dokter. Tapi ternyata lama juga sembuhnya.

Tidak seperti biasanya sakit kali ini,  biasanya saya hanya sakit paling lama itu satu minggu. Sekarang sudah hampir sebulan lebih. Apa mungkin ini factor usia juga?, tapi rasanya banyak juga yg udah tua tapi masi tetap fit.  Mungkin saya hanya terlalu capek. Iah mungkin itu (semoga hanya itu).

Jadi sepertinya, 5 bulan dari sejak saya pindah ke Jakarta. Saya memang belum pernah benar-benar beristirahat. Selalu saja ada acara kapan kemana. Atau kalau ada waktu break seharipun. Hanya wiken dan wiken itu dilakukan diantara kegiatan pulang-pergi Jakarta-bandung yang ternyata sangat menguras energy saya. Ditambah lagi kesibukan kantor dan sulitnya akses ke supermarket, bikin saya lupa untuk minum multivitamin atau konsumsi lemon seperti yang biasa saya lakukan di bandung.

Udara Jakarta juga jadi faktor yang membuat saya semakin lemah. Udara panas dan lembab serta banyak polusi memang kurang cocok dengan kondisi badan saya yang alergi sama udara lembab. Hidung saya bisa jadi semacam indicator cuaca, kalau tiba-tiba meler, pasti beberapa waktu kemudian akan terjadi hujan. 8 dari 10 tebakan, selalu benar.

“Kamu mikirin apa sih? Sampai sakit ga sembuh-sembuh gitu?”
Itu pertanyaan ayah waktu saya telepon kemarin. Pertanyaan biasa-biasa saja yang bikin saya jadi ngelamun sampai ketiduran. Ia saya mikirin apa sih?. Apa sebenernya saya nggak betah tinggal di Jakarta? Apa saya sebenarnya tidak menikmati pekerjaan saya? Kenapa, kenapa?

..

Mungkin sebenarnya saya hanya terlalu capek. Semoga nggak ada dugaan dugaan lain selain itu. Semoga dengan doing nothing di kosan bisa mengembalikan stamina saya dan proses penyembuhan ini berjalan dengan baik juga

Saya sangat bersyukur untuk pekerjaan saya hari ini. This is my dream job. I always want this. Tapi mungkin memang selalu ada harga yang harus dibayar untuk setiap cita-cita. Dan inilah salah satu harga yang harus saya bayar untuk itu semua.

Katakanlah, saya terlalu ambisius. Sinetron sekali memang. Tapi bukankah semua kemajuan peradaban yang kita rasakan hari ini adalah buah dari ambisi para pendahulu kita?.  



But, I’m not a man..

Saya bukan ingin menjadi hebat, tapi setidaknya saya ingin menjadi berguna untuk orang-orang yang saya cintai, dan mencintai saya syukur-syukur untuk orang-orang diseliling saya dan mungkin negara saya juga. dengan cara yang saya suka. Karena sebaik baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.(HR. Thabrani dan Daruquthni) toh?.

‘Apakah saya ingin pulang kebandung?’


Tentu saja! kota Bandung adalah tanah kelahiran saya, disetiap sudutnya ada kenangan-kenangan masa lalu yang membentuk saya menjadi saya pada hari ini. Tapi nanti, kalau waktunya sudah tepat. Bukankan semua indah pada waktunya? ;)

xoxo

14 Mar 2016

Kurt Elling, Till Bronner dan Java Jazz Festival yang Nggak Jazz Banget

Gue punya idola baru, namanya Kurt Elling, kemaren abis nonton performancenya di Java Jazz. And I can’t take my eyes of off him. Sebenernya ke Java Jazz itu niatnya nonton Till Bronner, jazz trumpeter asal Jerman ,sebagai balas dendam karena waktu di Jerman itu ga sempet nonton konsernya di Hamburg. Dan berhubung java jazz adalah festival music.  jadinya bakal banyak dong yang dateng.. salah satunya adalah Kurt Elling ini. Sebenernya ada Chris Botti sama Robin Thicke. Cuman seperti biasa.. gue suka nggak tertarik sama artis-artis hit maker kekinian *entah kenapa*.

Abang Till Bronner yang super Kece

Lalu salah dua artis lainnya yang ingin gw tonton adalah Level42 dan Patti Austin, Kalau Level 42 dan Patti Austin mah gw udah sering denger lagunya. karena dulu kaka gue hobi ngeband, terus biar canggih, referensi musiknya dengerin band band acid jazz yang emang performancenya selalu standar festival dan selalu memukau ketika ditonton secara live.

That Kurt Elling Guy

Kurt Elling, kalau kata Peter Gontha, amazing underated artist! belom banyak orang yang tau si doi (Di Endonesiah) karena kalian tau sendiri music kek mana yg laku di endonesia. Mungkin karena genrenya Jazz, terus ya gitu deh. cause not everybody listen to jazz so.. okay. tapi kalau kalian suka dan tau Sinatra atau Nat king cole, gue yakin kalian bakal suka dengerin Kurt Elling. Jazz vokalnya luar binasa! coba dengerin lagu-lagunya yg juga merupakan standard jazz song macam dedicated to you-nya Coltrane and Hartmann atau my foolish heart - victor young, atau nature boy – Nat King Cole, atau estate – Bruno Martino, kayaknya dari semua versi yang ada yang pernah dinyayiin sama penyanyi-penyanyi Jazz lainnya, nggak ada yang bisa bawainnya semudah, dan se-catchy gayanya Kurt Elling. I think this guy has a magic in his voice, like.. he knows how to persuade people to like Jazz.


Kurt Elling Feat. Till Bronner and Mr Sax. whom i forget his name hahahah
*marvellous marvellous!!*


Tapi sayang banget lagi waktu dia ke Java Jazz kemaren ternyata pianis yang bersamanya bukan Laurence Hobgood , sehingga gue jadi agak sedih.. pas dia kasi tau kalo pianisnya bukan Hobgood gw langsung: TIDAKKK!!  T_T  *lebay* . padahal duet Elling sama Hobgood itu juga yang gue tunggu-tunggu dan ternyata setelah di browsing, Laurence hobgood udah nggak jadi pianisnya Kurt Elling lagi dari tahun 2013 *makin sedih*. terus belom lagi gue datengnya juga telat gegara ngantri di toilet yang ampe 20 menit *KAMPREETTT T_T . sumpah siah gue pengen nangis dan bete bgt waktu itu tapi disaat yang bersamaan gue pikir, nggak worthed juga nahan pipis satu setengah jam demi manjain mata dan telinga.

Anyway tapi semua kekecewaan gua terhibur di pempilan terakhir waktu Kurt Elling ngajak Patti Austin dan Till Bronner buat kolaborasi di lagu (hampir) terakhir untuk nyanyiin teach me tonight berdua dan kompak banget. What a performance! padahal kata Patti Austin dia belum pernah latihan lagu itu sebelumnya, dan betapa kurang ajaranya Kurt milih lagu itu tanpa bilang-bilang dia sebelumnya. Tapi emang dasarnya professional apa aja yang dibawain jadinya luar biasa aja.

..dan Java Jazz yang makin tidak Jazzy

the 2016 International Java Jazz Festival

Jazz emang music orang tua.. imagenya emang udah kayak gitu dan jarang banget gue liat ada anak muda yang mau mainin jazz. Jangan kalian bilang Joey Alexander!, gue yakin kalian tau dia pun karena dia masuk grammy kan? Coba kalau dia nggak masuk grammy mana ada orang yang ngeh ada bocah aneh prodigy gitu bisa maen piano jazz kayak orang udah 40 tahun maen piano jazz. Tapi yah namanya anak-anak nggak aneh sebenernya kalau bisa jago kayak gitu. Karena anak-anak kan emang selalu lebih mudah belajar dibanding orang dewasa. secara belom kenal namanya problematika hidup.. macam mutar otak buat bayar listik atau bayar kartu kredit pasca kebobolan tas fossil di awal bulan *sigh.

Balik lagi ke jazz yang music orang tua itu,

Kalau kalian perhatiin acara Java Jazz aja.. dari tahun ketahun, tiap kali eventnya diadain, pasti yang namanya dipampang gede-gede atau yang super shownya bukan musisi jazznya tapi artis-artis yang kekiniannya. Artis-artis pop lebih tepatnya. Kayak waktu itu pernah Jason Mraz, atau Joss Stone, atau pernah juga JKT48 *dafaq?!*, Cristina Perri, even Sheila on 7?!?!?!  Terus yang bikin sedih artis-artis yang emang Jazz musiciannya manggungnya di panggung2 kecil, dengan sound system yang nggak terlalu maksimal, terus penonton yang seenak udel keluar masuk, sembari ngunyah makanan. Sedih banget guah sedih. Itu yang didepan lagi mainin music yang nggak gampang dimainin WOYY!! lo pada seenak udel aja ngobrol terus ngeloyor pergi. *sigh (lagi)

Katanya Java Jazz Festival itu the biggest Jazz event in the world tapi kok gt ya..kok gue nggak ngerasa itu seperti sebuah event yang kelas dunia gitu. Emang sih banyak artis-artis luar negerinya tapi.. eventnya sendiri sepertinya nggak mencerminkan itu sebagai sebuah event internasional, entah karena penontonnya yang kurang asik menurut gue, entah karena EO nya yang sangat profit oriented yang cuman pakai kata Jazz sebagai sebuah ekslusivitas tapi dalemnya tetep aja ngikutin maunya pasar. Entahlah.. atau mungkin ekspektasi gue aja terlalu tinggi.

Kalau ditanya lagi bakal dateng nggak ke acara java jazz tahun depan? Kayaknya sih enggak, tapi gue masi punya cita-cita untuk datang ke acara event jazz internasional lainnya yang bukan di Indonesia tentunya, gue masi ingin beneran datang ke acara Jazz Burghausen di Jerman, North sea Jazz di Belanda, atau Montreoux Jazz festival di Swiss, IDK..


But anyway, another bucket list has been done. I’m so happy YAY!