3 Okt 2009

Ketika Batik Berjaya


KabarIndonesia - Tanggal 2 Oktober 2009 kemarin, untuk pertama kalinya bangsa Indonesia memproklamirkan batik sebagai miliknya yang sah dan diakui PBB sebagai World Heritage.

Wew!! selamat buat Indonesia, akhirnya batik sudah diakui dunia sebagai warisan dunia dari Indonesia. Saya terus terang merasa bangga karena akhirnya ada juga pengakuan dunia terhadap negara ini.

Kabarnya lagi, setelah diakui oleh dunia, salah seorang petinggi partai di negara ini ada yang mengusulkan tanggal 2 Oktober sebagai hari batik... wew!! (lagi).

Dan setiap pegawai ngeri diwajibakan pake batik tiap jumat... WEEWW!!!!! *lebai :P*

Waktu tanggal 2 Oktober kemarin saya menuju kampus, i saw many people wearing batik in the street, departement store, campus, angkot, everywhere!. Dan saya pun berfikir.., mann.. ini bener2 hari batik sedunia.. hampir semua orang pakai batik dan hari itu terasa seperti hari kondangan sedunia... wkwkwkwkw ;P.

Bukan karena apatis cuma kayaknya nggak adil aja. Batik sepertinya begitu di agung-agungkan setelah negara tetangga yang coba mengklaim. kalo kemaren si tetangga nggak coba mengkalim, gw rasa si batik nggak juga akan terlihat sehebat seperti sekarang ini. Yang selanjutnya adalah bagaimana dengan kain-kain khas Indonesia lainnya? seperti kain Ulos dari Medan (Batak), Songket dari Palembang, kain ikat, dan masih banyak kain khas Indonesia yang lainnya, masak musti nunggu tetangga yang nge-claim dulu baru bisa di akui sama orang Indonesia sendiri?

Saya rasa negara ini terlalu banyak hura-huranya, padahal masi banyak "PR" yang harus diselasaikan dari hanya sekedar mencanangkan 1 hari nasional untuk batik. Masih banyak warisan kebudayaan lain yang nunggu untuk diakui negara ini secara de facto dan de jure, biar nggak di serobot lagi sama negara tetangga.

Akhirnya tanggal 2 oktober kemarin, saya putuskan untuk nggak ikutan pake batik :P

*image source:
http://www.smamuhiyogya.org/projects/D2D/group14/Narrative.htm


Tidak ada komentar: