23 Apr 2013

What's on My Playlists

Akhir-akhir ini saya lagi suka sama beberapa lagu dari musisi-musisi jaman dulu.
Entah karena umur yang sudah semakin menua. atau entahlah saya hanya merasa, musisi jaman dulu itu lebih niat dalam bermusik. entah kenapa musik musik jaman dulu lebih masuk ke telinga dan hati saya. ibarat bumbu pada makanan, rasanya lebih 'meresap'.

saya nggak ngerti soal chord musik, atau tangga nada. selera musik saya mungkin agak sedikit aneh kalau di banding dengan selera teman-teman sebaya hari ini. tapi bener deh. semaksa apapun saya berusaha untuk mendengarkan pit bull, katy perry, marron 5 atau gaga. kenikmatannya cuman sebatas ruang karoke aja. diluar itu saya lebih suka sama musik-musik orang-orang jaman dulu ini. musik-musik mereka mungkin direkam tidak dengan instrumen yang luar biasa seperti hari ini, namun entah apa tapi seolah olah ada sesuatu yang mempertegas 'warna' dari musik jaman dulu, yang bikin mereka masih tetap enak didengar walaupun saya mendengarkannya di era yang berbeda. *ah ngomong apa saya ini*

anyway berikut adalah 4 musisi yang lagunya lagi sering saya putar di playlist kantor dan di laptop siganteng.

1. Jeff Buckley (1966-1997).
Kalo denger lagu-lagunya Jeff Buckley, kayaknya orang ini spanjang hidupnya selalu galau masalah cinta. bisa dikatakan dia ini king of broken heart lah hampir semua lagu-lagunya adalah lagu patah hati, tapi penghayatannya yang luar biasa selalu bisa bikin crowd yang nonton dia jadi semacam terhipnotis sama lagu-lagunya. hampir semua lagunya Jeff Buckley cocok ditelinga saya, tapi dari semua koleksi yang saya punya yang paling whimsical itu yang ini:



Broken down and hungry for your love
With no way to feed it
Where are you tonight?
Child, you know how much I need it.
Too young to hold on
And too old to just break free and run


2. Ella Fitzgerald (1917-1966)
Kalo Ella Fitzgerald itu penyanyi jazz tahun 50-60 an. saya nggak terlalu tahu banyak sih tentang dia. tapi search aja di wikipedia pasti ada biografinya. dapet lagu Ella fitzgerald itu nggak sengaja, karena waktu itu sempat bertukar playlist sama teman, terus nemu lagunya di kompilasi smooth jazz. beberapa lagu Ella Fitzgerald yang saya suka diantaranya misty sama moonlight in vermont. lagu moonlight in vermont ini mungkin kalau disamakan sama lagu indonesia itu agak-agak mirip sama lagu denpasar moon atau lagu sunda macam curug cinulang gitu *haha. anyway, this is one of my fav from Ella


Pennies in a stream
Falling leaves a sycamore
Moonlight in vermont

Gentle finger waves
Ski trails down a mountain side
Snowlight in vermont


3. Billie Holliday (1915 - 1959).
Nah yang ini juga agak kurang ngerti siapa sebenerarnya dia. dan sama juga seperti Ella Fitzgerald, saya mengenal Billie holiday dari lagu kompilasi smooth jazz yang dikasi oleh teman saya. tapi kalo baca sekilas di wikipedia katanya Billie Holiday hidupnya drama banget, selain itu perempuan yang dikenal dengan sebutan 'Lady Day' ini sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan musik jazz di Amerika. untuk lebih jelasnya baca aja disini. menurut saya pribadi Billie Holliday suaranya itu kayak rujak pop sama jazz, pop sama jazz. tebal, dan unik. kalau udah sekali denger pasti untuk yang lain langsung ketebak siapa yang nanyi.



I don't know why but I'm feeling so sad
I long to try something I never had
Never had no kissin'
Oh, what I've been missin'
Lover man, oh, where can you be?


4. Nick Drake (1948 -1974)
Nick Drake itu musisi dari inggris yang masa produktivnya bersamaan dengan The Beatles. tapi waktu jaman dia masi produktiv, Nick Drake ini semacam kurang terkenal karena dia tipikal musisi yang nggak mau road show-road show buat memperkenalkan albumnya (musisi yang aneh..). Karya-karyanya justru menyeruak setelah dia meninggal. Lagu-lagunya cenderung terasa 'murung' dan beberapa diantaranya cukup ngasi kesan peaceful, kalo denger karya-karyanya Nick Drake rasanya agak diragukan kalau lagu-lagu tersebut diciptakan tahun 60-70 an. soalnya nada-nadanya lebih mirip lagu -lagu tahun 90an. makanya beberapa media menyebutkan kalau, Nick Drake itu semacam lahir di tahun yang salah. anyway, ini lagu pertama Nick Drake yang bikin saya langsung jatuh cinta sama musiknya.



I never felt magic crazy as this
I never saw moons knew the meaning of the sea
I never held emotion in the palm of my hand
Or felt sweet breezes in the top of a tree
But now you're here
Brighten my northern sky.




2 Mar 2013

Dear Akar gigi,



Terimakasih, karena sudah tinggal selama hampir 8 tahun digigi saya. semoga dokter gigi yang baik itu memang benar. memang kamulah selama ini sumber infeksi berkepanjangan disinus saya. semoga dengan dicabutnya kamu dari tempat kamu berada kemarin, maka, selesai juga drama sinus-nggaksinus-tapi-kayak-sinus-pilek saya ini. 

sekarang saya sudah move on. 

meskipun move on itu cukup berat ternyata, mungkin kamu yang lebih merasakan, waktu barang mirip tang itu mulai masuk kemulut saya, oh! sebelumnya, waktu suntikan yang kecil itu mulai menusuk syaraf kamu, saya ga liat sih. tapi kerasa, pedih. pedih baget. lebih pedih dari pada cinta bertepuk sebelah tangan. tapi untungnya durasinya nggak selama itu. terus waktu mulut saya di koyak-koyak pake barang mirip tang, yang bikin kepala saya melipir ke samping kursi periksa, dan mata yang terus menyeripit-nyeripit menyiratkan 'aw.. aw..' yang merupakan sinyal supaya dokter yang baik itu lebih peka ketika saya ngerasa sedikit sakit. sampai akhirnya semua prosedur selesai, dan untuk kali pertama saya melihat kamu. oh! betapa saya sangat bersyukur. semoga hari-hari kedepan jadi jauh lebih baik setelah hari ini.

*makan antibiotik*. 


24 Feb 2013

I envy their friendship

...Ada satu film yang lagi gua sukaa banget. Film remaja sih. gua tau gua udah ga remaja lagi. tapi yang satu ini beda. judulnya The Perks of Being Wallflower. film ini bercerita tentang seorang Charlie yang berjuang untuk bisa ngelewatin masa-masa SMU-nya sebagai seorang introvert dari ga punya teman sampai dapet temen.
ceritanya mungkin sederhana. tapi jalannya nggak sesederhana itu.

Mary Anne - Charlie - Sam - Patrick - Alice

Film ini mengangkat banyak issue seputar transformasi seorang remaja yang menuju dewasa. Dari issue susah nya cari temen, narkoba, pacaran, bahagianya punya teman satu geng, bullying, sampai permasalahan identitas seksual dan pelecehan seksual pada remaja. buat yang ngerasa introvert pasti bakal seneng banget nonton film ini, soalnya bakal berasa nggak sendirian lagi.

Filmnya diangkat dari novel berjudul sama karyanya Stephen Cobsky. katanya sih novelnya sempet di banned supaya ga beredar di Amerika saking gamblangnya sang penulis menggambarkan dinamika kehidupan remaja di Amerika. kalau bener kehidupan SMU di amerika adalah seberat itu maka gua merasa sangat beruntung karena dibesarkan dan bertumbuh di indonesia karena orang indonesia sangat suka berteman. meskipun bule-bule sering nganggep orang indonesia itu hobi basa-basi dan mencampuri urusan orang lain. toh nyatanya.. tindakan basa-basi itu bikin orang indonesia lebih akrab sama tetangga atau teman-temannya. dan jarang banget ada kasus seseorang ga pernah dapet teman dari awal masuk sekolah sampai kuliah di indonesia.

Bagian yang paling bikin gua jatuh cinta sekaligus iri sama film ini adalah kisah pertemanan Charlie, Sam, dan Patrick. *uhhm gua sukaaa banget sama karakter Patrick di film ini, tapi nanti aja, kita bahas soal dia di lain waktu ya*. Patrick adalah teman pertama yang charlie yang dia kenal di kelas prakarya. dan Sam adalah saudara tiri Patrick. Mereka bertiga berteman setelah mengetahui teman baik charlie meninggal akibat bunuh diri.

Memasuki lingkungan baru mungkin memang suatu proses yang biasa. tapi justru proses untuk bisa diterima dilingkungan baru itu emang selalu jadi bagian yang nggak mudah. kadang-kadang kita harus menjadi seseorang yang 'bukan kita' supaya kita bisa diterima disuatu lingkungan baru, karena terkadang menjadi diri sendiri pun sering kali malah  lebih mempersulit kita untuk bisa diterima. Charlie berusaha untuk menarik diri dari hiruk pikuk SMU demi terhindar dari tindakan bullying sampai dia ketemu Patrick yang kayaknya bernasib sama kayak dia, lalu Sam rela pura-pura nggak tau kalau dia sudah ditipu sama pacarnya demi supaya gak diputusin, dan Patrick memilih untuk jadi diri sendiri, jadi orang paling quirky dan pura-pura cuek sama semua ejekan yang dia terima. semuanya nggak selalu berjalan mulus,  tapi semuanya berusaha untuk bisa survive ngelewatin masa SMU. tapi ketika mereka bareng-bareng, ngelakuin berbagai macam randomness, mereka semua bisa jadi diri sendiri dan ga ada yang protes satu sama lain. waktu yang satu lagi kena masalah, atau sedih, yang lain pasti ngasi support.

pokoknya pertemanan mereka bener-bener bikin iri deh. bukan karena iri gua ga punya teman, tapi iri karena keterikatan mereka yang amat-sangat istimewa.

I can see it. This one moment when you know you're not a sad story. You are alive. And you stand up and see the lights on the buildings and everything that makes you wonder. And you're listening to that song on that drive with the people you love most in this world. And in this moment, I swear...We are infinite. 
~Charlie. The Perks Of Being A Wallflower

tontonlah filmnya.. pasti bakal ngiri juga sama persahabatan mereka :D











11 Jan 2013

Detoksifikasi #1

Awal tahun 2013 dimulai dengan tantangan besar dalam hidup gua.
dimulai dengan mulai mengkomersilkan skill yang gua punya.
dan dituntut untuk mulai pilih-pilih kerjaan.
mulai matre.
iah Lah hari gini??

Hari ini susah banget jadi manusia.
harus pinter ngitung, dan jago bikin strategi.
kalau nggak, nanti bisa mati.
waktu udah hampir jadi currency.
uang hampir ga ada harganya.

sementara kebutuhan makin meningkat, 
manusia dipaksa terus untuk bekerja, 
memenuhi kebutuhan,
memuaskan keinginan,
dan begitu semua udah bisa di beli,
udah habis semua waktu yang dipunyai,

akhirnya nggak ada bedanya manusia sama mesin.

And when you think more than you want Your thoughts begin to bleed

-Society, Eddie Vedder .

sekarang itu jamannya ngejar passion. 
itu kata buku-buku carreer coach yang sering gua baca.
katanya kalo kerja pakai passion pasti kamu akan selalu bahagia dan nggak ngerasa kerja. 
padahal tetep aja kerja, tetep aja capek hati, capek pikiran.
capek itu indikasi, kalau manusia itu bukan mesin, manusia itu bukan robot.
sesuka sukanya orang sama suatu jenis makanan,
gak ada yang bakalan mau makan yang sama setiap hari.
semua itu semua cuman kamuflase supaya manusia mau kerja.
kerja terus seumur hidup.
sampe tua, sampe mati.

seperti katak yang direbus didalam panci yang bermotif nyamuk.
merasa bahagia padahal menderita juga.


29 Des 2012

Bahwasannya..

semua orang punya permasalahannya sendiri-sendiri, jadi no matter how shitty you feel you are and how great you think people are, percayalah, everybody feel as shit as you are and they think how great your life are.

menjalani mimpi orang lain itu sama depressingnya dengan mencoba untuk mengabaikan apa yang dipikirkan orang lain, jadi yang paling penting adalah you have to know what you want, and fuck the rest.

kepoing other people life will make you  feel less grateful and more depressing every single day. so stop being a stalker and start living your life.

people don't have to know everything you feel, every song that been to your playlist, and how your day was. because those who care enough will gives efforts to know it all.

yang terakhir,

Be who you are and say what you feel because those who mind don't matter and those who matter don't mind.  


 ~Dr. Seuss










26 Des 2012

Curhat sampah akhir semester




Ya amppuun gua kangen banget nge-blog T_T

Smester ini kampret banget ternyatah, lebih kampret dari yang kemaren, waktu gua ga ada sama sekali buat baca buku kesayangan, buat nulis, buat ngegambar, buat cari pacar, ga ada..!!. semua cuman buat kuliah, meriksain tugas anak s1, ngerjain project, sama riset. Ya Alloh!! gua seneng banget akhirnya gua bisa nulis lagi di sinii T_T

ok cukup lebaynya..

..

oke ternyata masi berlanjut..

kalo bisa gua pengen teriak: 
Ya  Alloh Gua Kangen Masa Muda Gua Yang Penuh Dengan Hura -Huraa
terus
Kapan Gua Bisa Banyak Duit Ya Alloh?
terus yang terakhir
Ya Alloh.. Cariin Gua Suami!!!

oke cukup.

6 bulan terakhir ternyata gua mengalami kegalauan yang tertunda *halah*. tertunda sama kerjaan kampret yang telah disebutkan diatas. mendadak semuanya jadi kabur dan nggak fokus. tapi gua coba untuk mengalahkan semua perasaan gua dan mengedepankan apa yang jadi tanggung jawab gua. dan ternyata itu malah bikin makin depresi, karena gua merasa bahwa, sebagian dari diri gua udah berhasil jadi mesin yang sempurna buat orang lain. anjing yang baik buat semua tuannya. *sigh

menyedihkan.

menyedihkan karena gua tidak melakukan semua itu dengan cinta. tidak lagi dengan cinta. tapi karena takut. ia gua merasa takut setiap waktu selama semester kemaren. takut gagal, takut mengecewakan orang yang sudah ngasi kepercayaan ke gua. hidup gua bener-bener dikejar deadline. dan itu rasanya pengen bikin muntah tiap hari. disisi lain gua nggak bisa bilang nggak, karena gua kasian sama orang yang minta tolong, akhirnya, semua beban ada di pundak gua. is that cool? BIG NO!

akhirnya gua merasa bodoh. kenapa gua mau?, kenapa gua ga cukup berani untuk mengangkat prioritas gua, dan bertindak sedikit egois untuk kebahagiaan diri gua sendiri?  *nangis dipojokan*

ah sudahlah,

lesson learned. smester depan ga boleh gitu lagi ya mei.

Sekarang mari kita liburaaannn!!!!

x)