| view dari aphitheatre. |
15 Agu 2010
Back to the blog *curcol*
27 Jun 2010
BISI ADA YANG NEMU
7 Jun 2010
when moms needs an update
M : bacain atuh.. perusahaan apa?
4 Jun 2010
do what you wanna do..
Kenapa yah? kenapa saya nggak bisa melihat apa yang orang lihat terhadap saya? Kenapa yang tampak di mata saya ini hanya kekuarangan dari apa yang sudah saya lakukan? Kanpa ini terjadi pada saya? Dan lain sebagainya kalau dilist bisa berlembar-lembar mungkin, dan saya juga malas untuk membicarakannya disini. Ada hal yang saya pelajari dan dapat saya bagi dari pengalaman yang saya alami saat ini, yang mungkin bisa berguna juga buat kalian yang mengalami hal yang serupa atau yang baru mau mulai melangkah, ini dia :
1. Jangan mau mengerjakan suatu pekerjaan dengan terpaksa.
Sekalipun untuk menyenangkan orang tua, kekasih, dan sahabat terkasih kita. Bukan bermaksud untuk membaikkan ‘egoisme’. Tapi percayalah banyak jalan menuju roma. Banyak jalan untuk membahagiakan orang-orang yang kita kasihi. Buat adek-adek yang masih sekolah SMP cari pengetahuan sebanyak-banyaknya tentang jenis pekerjaan yang kalian bisa dapat. Buat yang mau masuk kuliah (baca=lulus SMA) pilih universitas dan jurusan yang mendukung minat dan bakat kalian. Jangan asal memilih jurusan, kuliah jurusan apapun itu sulit, tapi yang sulit akan jadi menyenangkan jika hal itu adalah sesuatu yang kalian sukai, buat yang udah terlanjur ‘basah’ seperti saya hehehe, selagi masi ada waktu untuk berubah haluan, lakukan lah dengan ketekunan atau lanjutkan dengan penuh keiklasan. Karena kadang-kadang kita harus berputar menjadi sesuatu yang bukan kita untuk menjadi kita seutuhnya (Dee, Perahu Kertas, 2009).
2. Kesempatan yang lebih besar bisa jadi hanyalah penggoda untuk menguji keteguhan hati kita.
Jangan lagi ber-aji mumpung. Teguhlah pada pendirian dan pilihan hati kita. kesempatan lain yang manawarkan keuntungan yang lebih besar, mungkin akan terlihat menggiurkan tapi percayalah, uang bukan segalanya. Kenapa saya berani berkata demikian? Karena berdasarkan pengalaman orang-orang sekitar saya, banyak orang yang ‘melacurkan’ mimpinya demi keuntungan yang lebih besar. tapi di tengah jalan ia merasa lelah, merasa jengah dan merasa tidak nyaman. Lalu dampaknya, output dari pekerjaannya tidak maksimal dan dia merasa menyesal. Dan menurut saya, tidak ada persaan yang lebih buruk dari pada rasa penyesalan. Nah kalau sudah terlanjur bagaimana? Satu-satunya cara untuk menghilangkan rasa penyesalan adalah dengan iklas menjalani. Tapi kalau anda punya keberanian lebih anda bisa segera kembali pada jalur pilihan hati anda, tentunya dengan keiklasan dan ketekuan lebih untuk mengejar semua ketinggalan.
3. Percaya diri adalah yang utama.
Bagaimana orang lain bisa percaya dengan kemampuan anda kalau anda sendiri tidak yakin dengan diri anda. Bagi saya, meyakinkan diri sendiri itu lebih penting daripada menyakinkan orang lain, agar saya kenal dengan ‘diri’ saya, dengan apa yang saya bisa lakukan, dan apa keuatan dan kelemahan saya. Lalu bagaimana cara kita ‘meyakinkan diri’? buat saya satu-satunya cara yang paling efektif untuk meyakinkan diri saya adalah dengan memperkaya diri saya dengan sebanyak mungkin ilmu dan keahlian yang bisa saya miliki, yang sesuai dengan minat saya.
sekian dulu sharing dari saya. Semoga ada manfaat buat yang membaca dan yang nulis (hehe..) karena saya juga sedang berusaha untuk terus memperbaiki diri. pesan pamungkas dari tulisan kali ini adalah:
“kenali diri anda sebaik mungkin, dan bercita-citalah, karena menurut Eleanor Roosevelt (kalo saya gak salah.. ) Success is belong to those who believe in the beauty of their dreams”
Jadi,
Selamat bercita-cita!! :D
7 Jan 2010
MayBe
she said :
"I think the problem is not in the others
the problem is in you
you ask too much and do little!!
just try to do what you can do , and don't ask too much for your little effort
if you still can't do your long term goal
try the short one.
and don't compare your self with another
you guys have your own way"
maybe she's right.
maybe i asked to much
maybe..
30 Des 2009
BrainStorming part.1
apa mungkin karena dia merasa salah langkah?
Tapi kan tuhan Maha Benar
Gak mungkin dia salah!!
Tuhan itu Maha segalanya!!!
Termasuk maha salah?
hmm...
Menurut lo?
15 Des 2009
Sarjana Muda - Iwan Fals
Buat para sarjana (termasuk saya), Lagu ini adalah cermin untuk kita :
berjalan seorang pria muda
dengan jaket lusuh dipundaknya
di sela bibir tampak mengering
terselip s'batang rumput liar
jelas menatap awan berarak
wajah murung s'makin terlihat
dengan langkah gontai tak terarah
keringat bercampur di jalanan
engkau sarjana muda resah mencari kerja
mengandalkan ijasahmu
empat tahun lamanya bergelut dengan buku
'tuk jaminan masa depan
langkah kakimu terhenti didepan halaman sebuah jawatan
termenung lesu engkau melangkah
dari pintu kantor yang diharapkan
terngiang kata tiada lowongan
untuk kerja yang didambakan
tak perduli berusaha lagi
namun kata sama kau dapatkan
jelas menatap awan berarak
wajah murung s'makin terlihat
engkau sarjana muda resah tak dapat kerja
tak berguna ijasahmu
empat tahun lamanya bergelut dengan buku
sia sia semuanya
Miris sekali mendengar lagu Iwan Fals yang satu ini. Mungkin karena saya juga adalah seorang sarjana yang masih mencari pengidupan yang lebih baik. Sulit sekali mencari pekerjaan saat ini, bahkan label universitas level X pun sudah tidak mempan lagi. (di Indonesia tercinta ini) Citra sarjana cukup diliat dari GPA. Bukan apa yang diperjuangkan di balik 3 huruf tersebut. Setidaknya itu yang saya alami.
Menyedihkan memang, tapi saya tetap bersyukur, Atas nilai yang bisa saya pertanggungjawabkan di dunia ataupun di akhirat nanti (insyaAllah). Dan atas nikmat dan indahnya ilmu pengetahuan yang pernah saya teguk selama saya masih berlabel ‘mahasiswa’.
Saya percaya rezeki seseorang sudah tertulis bahkan sebelum ia terlahir lahir. Ia hanya terkubur di suatu tempat. Menunggu sang pemilik untuk menggambilnya.
Jadi Para Sarjana Muda, Teruslah berusaha, Jangan Menyerah!
-d'masivbangetgagseeh?!-
