26 Apr 2012

Working Class Hero

Semoga bulan Mei segera berlalu 
Semoga smester ini segera berlalu
Semoga nilai smester ini bagus dan masi dapet beasiswa kantor
Semoga Semoga Semoga 
cepat lulus, kerja yang baik, beli frencise Domino pizza 

*aminnn*

3 Apr 2012

Fave Fictional Character #3 : Peeta Mellark (The Hunger Games)

Setelah sekian lama nggak memanjakan mata dengan nonton bioskop, akhirnya hari ini gw berkesempatan lagi untuk nonton di Ciwalx XXI. awalnya mau nonton The Raid, film yang happening banget di timeline fb beberapa orang di facebook, tapi karena sebelumnya gw udah pernah nonton merantau yang juga dibikin oleh sutradara dan dan diperankan oleh orang yang sama dengan film merantau, dan mengetahui pula genrenya kayak mana. sesungguhnya gw jadi tidak tertarik meskipun film itu menang banyak award, tapi sungguh, gw nggak tertarik.

Akhirnya setelah bernegosiasi sama kiki dan nina jame, akhirnya diputuskan lah kita menonton film ini:



Ekspektasi awal nonton film ini cuman pengen dapet tontonan yang agak mikir, nggak cuman tontonan action loncat-loncat kesana kemari pake darah-darah ditambah sedikit romance. sebelum mutusin untuk nonton the Hunger games, gw udah sempet nonton traillernya di acara showbizz metro tv. and it got me curious!

Josh Hutcherson as Peeta Mellark
Film ini bercerita tentang kisah seorang Katniss Everdin yang jadi voluntir dalam permainan Hunger Games. disini dia dipaksa untuk bertarung atau bertahan hidup dalam sebuah permainan hidup-mati untuk dapat hidup dan memperoleh jatah makanan untuk distrik tempat dia tinggal selama satu tahun. latar belakang asal mula dibuatnya permainan hunger games ini agak absurd emang, tapi setelah adanya permainan ini, cerita mulai jadi seru. si Katniss adalah tipikal perempuan tulang punggung keluarga. kondisi keluarganya yang serba kekurangan membentuk karakter Katniss yang dingin, mandiri, tangguh dan tahan banting. diliat dari karakternya si Katniss ya udah lah yah.. ga usah ditanya semua orang juga pasti tau kalo dia bakal survive sampe akhir.

Yang agak2 nabok kepala gw mungkin adalah karakter si Peeta Meelark. Peeta yang terpilih sebagai kandidat laki-laki dari distrik 12, adalah laki-laki dengan karakter agak alay, adalah tipe pria standar yang kurang pede dan tapi suka curcol all the way. skill bertahan hidupnya nol. tapi dia punya satu yang nggak dipunyai oleh si Katniss : Social Skill.

Dari awal cerita kita udah diliatin bahwa, meskipun si Peeta lemah, tapi dia bisa banget narik perhatian audiece, terutama dengan kelihaiannya ber-curcol-ria dan kemampuannya berkawan. pada hari-hari sebelum permainan utama dimulai, dia bisa banget narik perhatian sponsor dengan curcolnya dia, bagaimana dia jatuh cinta sama si Katniss yang nggak mungkin bersatulah, pokoknya drama banget.
Petta Mellark The Bread Boys ;)

Jadi inget salah satu temen kampus yang [kayaknya] terkenal banget seantero kampus dan satu angkatan. orangnya biasa aja, lumayan cantik, temen deketnya banyak banget dan kayaknya dia memang akrab sama semua orang. suatu ketika gw lagi terlibat event yang memungkinkan gw untuk kerja bareng sama dia, dia pernah bilang sama gw, kalau dia itu hobi banget curcol. setiap ketemu sama orang, pasti ada yang dia curcolin, entah soal kehidupan pribadi, entah soal kuliah, event yang lagi dia kerjain, sampai soal mimpi-mimpi dia. dulu gw pikir orang ini agak sedikit gila karena semua orang dia curcolin :)), tapi ternyata efeknya emang dasyat sih, semua orang jadi ngerasa kenal sama dia, dan nyaman berada dekat-dekat dia. terbukti dari wall facebooknya yang selalu ramai oleh posting temen-temennya yang excited banget nulis di wallnya padahal isinya cuman sekedar nanyain kabar atau lagi dimana.

oke balik lagi ke filmnya,

Satu lagi yang bikin gw tertarik sama karakter si Peeta Mellark ini adalah, meskipun agak alay, tapi orang ini punya prinsip juga. honestly, gw cukup stunning juga waktu dia bilang gini sama si Katniss:

I just keep wishing I could think of a way to show them that they don't own me. If I'm gonna die, I wanna still be me. ~ Peeta Mellark.

Statement dia bikin gw sadar kalau, semua orang selalu punya pilihan. dan takdir manusia itu sepenuhnya ada ditangan manusia itu sendiri. Tuhan cuman mempersiapkan garis-garisnya aja. Melihat seorang Peeta Mellark yang lemah, penonton kebanyakan, pasti udah bisa nebak kalau nih bocah bakal mati duluan karena ke-alayannya. but guess what?! That doesn't happen! Peeta Mellark mungkin lemah tapi dia nggak bodoh. Selama pertandingan berlangsung lagi - lagi sosial skillnya si Peeta inilah yang membuat dia bisa survive di tengah gerombolan Cato yang hobi bunuhin orang dan tanpa kelaparan. dan sampai ketika dia berada di ujung pertandingan, dimana dia dipaksa untuk bertarung sama si Katniss. dengan culasnya dia nggak mau ngikutin alur pertandingan, dan memilih untuk makan berry beracun, yang menyebabkan pertandingan jadi ga seru lagi, dan panitia jadi disalahin sama sponsor, dan akhirnya.. panitianya yang ngalah, dan dia tetap hidup. :)))

oke sampai pada kesimpulan,

Intinya adalah: Jangan pernah remehkan Social Skill.
Itu tabokan buat anak-anak kampus gw yang lagaknya sering kali selangit mentang-mentang sekolah di kampus terbaik seindonesia. :))

Sejago apapun lo pake matlab, atau selihai apapun lo menyelesaikan integral lipat 3, kalau lo nggak punya social skill, elo pasti bakal susah untuk bisa survive di dunia ini well meskipun tetep bisa juga sih.dan jangan heran kalo lo sering liat ada orang yang gak pinter-pinter amat tapi hidupnya sepertinya selalu beruntung. atau lo mungkin pernah denger kasus orang pinter yang selalu gagal dapet kerja pas bagian interview sama HRD? I think it's all about the  matters of social skill! 

Beberapa orang yang gw kenal, pernah gagal di intervews HRD. mereka sering kali memaki-maki HRD, bilang HRD sok tau lah, atau HRD bodoh udah nolak orang pinter lah, and so on and so on. It seems logic ya, HRD emang gak akan ngerti skill apa yang kita punya yang membuat kita merasa hebat dan worthed untuk kerja di perusahaan itu. Tapi apa coba? Ternyata memang bukan disitu masalahnya. Intinya adalah: Interview HRD itu sering kali cuman semacam ujian apakah calon karyawan perusahaan tersebut bisa berkomunikasi dengan manusia normal atau tidak. karena pada kenyataannya perusahaan itu adalah suatu ruang multi kultural yang isinya adalah berbagai manusia dengan berbagai latar belakang pendidikan yang berbeda-beda, kalau ngomong aja ga bisa, gimana bisa bekerjasama dengan baik?!

Nah untuk mengetahui apakah social skill lo udah oke atau belum, mari lakukan semacam percobaan sederhana. Coba test ngomong sama orang yang latar belakang pendidikannya lebih rendah dari lo, kalo lo nggak bisa bikin mereka jadi mau ngobrol sama lo, atau lo nggak bisa membuat mereka memahami perihal topik pembicaraan yang elo sampaikan, mungkin itu feedback buat lo. mungkin social skill lo emang masi kurang  *hehehe* ayo berlatih lagi..

*no offense loh yaa



27 Mar 2012

The Right One



hari ini baru aja diskusi sama temen lama tentang cowok!. ahahahah apalagi yang diomongin cewek kalo bukan cowok. vice versa. 

jadi ceritanya teman gw yang udah hampir dipuncak karir itu lagi patah hati. cowok yang dia cinta itu berpaling kepada wanita lain. padahal menurut gw dia itu sebagai cewek adalah perfect. cantik, karir bagus, supel, dan punya cita-cita. agak dikit banyak maunya sih tapi tetep aja high quality kalo menurut gw. tapi tetep aja dia ditinggalin pacarnya. what the heaven happen ya? apakah ini salah satu effek dari global warming dan La nina yang melanda tahun 2012? entahlah. :))

Nah kalo teman gw yang satu lagi nih, kayaknya udah mau married, tapi mendadak ditengah perjalanan menunaikan setengan dien' agama itu dia menemukan sesorang yang [katanya] satu frekwensi. maksudnya disaat yang agak kurang tepat ini, seseorang dari masa lalu tiba-tiba datang, tiba-tiba cocok, tiba-tiba yang lama jadi kurang oke, dan tiba-tiba si old-new-comer-guy ini  meresonansinya ketempat tertinggi yang bisa kita bilang romance


How often do you find the right person? Once.

itu adalah tagline dari sebuah film sederhana yang soundtracknya amat gw suka sampai sekarang berjudul once. gw sebenernya agak-agak ga percaya sih 

well because, basically, I don't hold human on words. 

tapi kalau kita anggap the right person itu kayak semacam potongan puzzle yang terpisah dari kita, kalimat itu jadi masuk akal juga dan somehow tagline itu bikin gw mikir juga, apa ia gw sudah melewatkan masa-masa gw bertemu dengan si the right person ini? *semoga belum!*

jadi kayak gimana sih the right person ini sebenernya? uhm, sepertinya beda-beda menurut tiap orang, seperti potongan puzzle juga, beda puzzle beda pasangannya. 

buat temen gw yang baru patah hati, dia cuman butuh orang yang kasi dia kebebasan, dan dia bakal terima orang itu apa adanya, sedangkan bagi temen gw yang lagi galau pernikahan, dia cuman butuh orang yang bisa dijadiin lawan bicara yang sebanding   yang sepertinya dia temukan pada this old-new-comer-guy ini yang entah mengapalah dia ini baru muncul lagi sekarang. terus terang semua hal itu bikin gw bingung, jadi sebenernya mana yang paling penting?! well, semua itu penting lagi-lagi tergantung orangnya, karena beda orang, beda kepala, beda selera, beda mau.

buat gw sendiri yang paling penting itu cuman satu, yaitu : nyambung. yeah gw butuh orang yang nyambung, yang bisa diajak diskusi yang bisa membuka mata gw dan mengajarkan gw untuk melihat sesuatu dari sisi yang berbeda. gw butuh orang yang nggak cuman bisa bilang 'saya dukung kamu' atau 'saya nggak mau itu', gw butuh yang bisa diajak bicara dan bertukar pikiran. 

a person with same frequency of thoughts, that will create a resonance and brings us to the highest places called romance!

terus gimana caranya nemuin orang macem gitu?? well, honestly, gw jugak belum tau! karena gw juga belum nemu. hehehe. tapi hal paling logis yang bisa gw pikirin sekarang adalah, yah.. be like who you wanna be with. kalau lo mau seseorang dengan kualitas pola pikir seperti lo ,then, be like who you are, if you want someone with higher quality then be a better person and keep shining *this is the most important thing* so he/she could see you. open your mind , open your soul, and smile for every hello. because there's always chances lies behind a hello. 

you'll never know.

so keep shining girls! don't lower your standards, because you really deserve for someone equal


\m/

*gambar dari sini 

15 Feb 2012

Saya butuh ngajar

Bukan karena pengen nyuruh-nyuruh dan dibayar tinggi. tapi saya memang butuh mengajar untuk saya sendiri. supaya saya bisa terus ingat, dan supaya saya gak gagap waktu disuruh pak kris nurunin PDP yang dulu-terasa-mudah-kok-kini-begitu-susah.

ada hadist yang bilang gini:
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Jadi, daripada saya geje fesbukan,
mendingan saya ngajar aja !

dan ini semacam proyek simbiosis mutalisme. keuntungan buat saya adalah, saya bisa terus mengingat pelajaran dasar yang essensial dan murid-murid itu bisa semakin mengerti matematika. berhubung saya terlalu malas kalau harus datang ke rumah murid-murid itu, maka, saya sediakan dari 2 jam dalam seminggu  di hari selasa jam 5-7 malam di perpus ITB. jadi buat kalian yang punya adik yang masi SMU atau SMP, butuh teman buat belajar maka datanglah ke:

Perpustakaan ITB
Hari selasa. Jam 5-7 .
tapi sebelumnya kontak saya dulu di: mei.ramdhani@gmail.com

So...  Let's  play on some equations and solve some math problems Bring Your Homework, Texbook, Calculator, stationary, anything!
or..
otherwise, I'll still be around. working on assignments :)

gedung Perpustakaan ITB
catatan: buku, alat tulis, dll bawa sendiri ya dek! B-)

12 Feb 2012

Manusia hura-hura

sepertinya saya sekarang sudah lelah dengan apalah itu hingar bingar, setidaknya untuk saat ini. sangat tidak menikmati. mungkin karena momentnya salah, atau ekspektasinya terlalu tinggi. entahlah.

mendadak ditengah hingar-bingar itu, saat tubuh pasrah mengingikuti sesaknya arus manusia ber moshing,  dan udara yang semakin menipis, pikiran melayang ke suatu masa dimana saya pernah mengalami hal serupa di beberapa tahun yang lalu bersama kawan-kawan sebaya. waktu itu girangnya bukan main, locat-loncat sampai capek, tidur di lab dan baru pulang pagi. sekarang entah kenapa rasanya beda. hari itu waktu saya terjebak pada kondisi hingar-bingar yang sama, ada suara halus yang sejak sebelumnya menjerit dan terabaikan, semakin jelas mempertanyakan: what are you doing here? you're not enjoying this.

sepertinya semua hal memang ada masa kadaluarsanya. termasuk hura-hura. pernahkah kalian merasa yang sama? saat usia terus bertambah, kita semakin merasa dunia ini terlalu ramai. lalu mulai mencari sesuatu semacam sunyi yang menenangkan. waktu saya bilang saya cinta konser musik, sekarang tidak begitu lagi, well, saya masi tetep suka crowd live music tapi mungkin sudah nggak seheboh dulu. sekarang saya lebih suka baca buku sambil minum cappucino, atau sekedar ngobrol sama sahabat di kedai pizza. 

we're too old for this stuff.

mungkin bener juga. udah bosen. 
saatnya meninggalkan kebiasaan lama usang, supaya ada waktu untuk kegiatan baru yang mungkin akan menambah warna baru dalam hidup :)

...


lalu beberapa saat setelah menulis ini...


Oh Ya Tuhaan..
*tepok jidat*

11 Feb 2012

Kapan menggambar lagi?

kalo si sketch book ini bisa ngomong, mungkin pertanyaan itu yang bakal dia tanyain sama saya, pas saya buka ransel, dan buku lain yang saya ambil heuheuheu *maaf ya sketch book*

si merah! my new seketch book! ;)


sekarang sibuk sih. semester baru udah mulai, kerjaan juga gitu, terus hang-out, karoke, Y!M, facebook, domino, well sebenernya saya lagi menikmati banget sekolah lagi , apalagi matakuliahnya si pak kris, gado-gado banget!!, gabungan antara hidrodinamika, mekanika fluida , sama water wave mechanic nya Dalrimple,  semacam ngulang kuliah yang lama, tapi yang sekarang tuh jelas banget hubungan antara satu-sama lainnya. kuliah pak kris ini juga menyadarkan saya kalau, nggak semua orang beruntung dapet guru yang baik. karena pintar bodohnya seorang murid itu memang ditentukan dari gurunya. kalau gurunya bisa mentransfer ilmu dengan baik. maka ga ada vocab susah dalam dunia 'belajar'.

well, itu bukan harga mati sih, kalau gurunya ble'e tapi muridnya niat, pasti berhasil juga. cuman alaminya murid kan emang gitu, kalo gurunya nggak bisa ngejelasin, biasanya ujungnya ya ditinggalin.

baiklah balik lagi ke menggambar, pengen sih bikin semacam project 100 hari menggambar, bisa nggak yah tapinya?!?! solat aja masi belang-belang heuheuheu. well kita coba lah yah..

doakan saya yah teman-teman :))



7 Feb 2012

Buat diri sendiri



Yuna - Live Your Life

Chorus:
Find your life, don’t hide from what you are
And rise before you fall,
And hope for something more
Live if you really want to
Live if you really want to
Live if you really want to

All my life, I’ve been looking for something amazing
It’s almost like I’ve been star gazing
The sky is riding above me
Oh, oh, oh
We were meant for something bigger than this
Don’t ever try to dismiss yourself

Cause you don’t have to lose

Chorus:
Find your life, don’t hide from what you are
And rise before you fall
And hope for something more!
Live if we really want to
Live if we really want to

All my life, my dreams just seemed so far away
And now it’s like they’re here to stay
I hold it close to me
Oh, oh, oh
We were meant for something bigger than this
Don’t ever try to dismiss yourself
Cause you don’t have to lose

Chorus: (x2)
Find your life, don’t hide from what you are
And rise before you fall
And hope for something more!
Live if we really want to
Live if we really want to
Live if we really want to
Live if we really want to